anak

Game Online Asyik, Tapi Gangguan Kesehatan Mata Mengintai

Jumat, 26 April 2024 | 20:07 WIB
Anak Bermain gawai. Perlu ada aturannya supaya tidak kecanduan (Irfan Hasuki)

 Dinding bola mata anak pun masih lembek yang membuatnya tidak merasa mudah lelah meski lama melihat gawainya. Kontraksi akan terus menerus terjadi sehingga kemungkinan perubahan bentuk bola mata besar sekali terjadi.

Jika bergawai dilakukan dengan posisi salah, sambil tiduran misalnya, akan mengubah bentuk kornea menjadi lebih runcing. Mata anak akan mengalami silindris atau asigmatisme, yaitu kelainan ketajaman penglihatan karena anak tidak dapat melihat sama jelas pada gambar, penglihatan seperti berbayang.  

 Baca Juga: Waspadai Gangguan Kecemasan pada Anak dan Dewasa , Bagaimana Gejalanya?

Ini Lo Aturan Bijak Bergawai yang Harus Moms Buat

Moms sebaiknya mengatur waktu berapa lama anak boleh bergawai. Berikut beberapa aturan yang dianjurkan ahli,

  • Anak usia di bawah 2 tahun sebaiknya tidak diberi akses bergawai. Lebih baik ia berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Tetapi jika diperlukan sekali, di usia 1.5 tahun boleh saja asal bersama pendamping dan tidak lebih 1 jam perhari.
  • Anak usia 2-5 tahun boleh bergawai 1 jam perhari dengan didampingi orangtua dan pilihkan program yang berkualitas.
  • Anak di usia 6 tahun ke atas boleh bergawai maksimal 2 jam perhari dan buat kesepakatan dengan mereka apa yang sebaiknya dilakukan dengan gawainya.

Baca Juga: 8 LANGKAH MUDAH AGAR ANAK TIDAK NGOMPOL

Halaman:

Tags

Terkini