8 LANGKAH MUDAH AGAR ANAK TIDAK NGOMPOL

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Senin, 22 April 2024 | 08:20 WIB
Anak mengompol membuat tempat tidur tidak nyaman. Anak pun tidak nyenyak tidurnya (jes2ufoto)
Anak mengompol membuat tempat tidur tidak nyaman. Anak pun tidak nyenyak tidurnya (jes2ufoto)

 

Smartparent.id Kenapa mengompol menjadi masalah yang menyebalkan? Sebab membuat tempat tidur kotor, bau, dan sangat tidak nyaman. Anak pun lebih mudah rewel karena tidurnya tidak nyaman.

Yuk latih anak agar ia tidak mengompol. Sudah bisa dilakukan sejak usia 2 tahun ketika kemampuan motorik dan komunikasinya sudah tumbuh lebih baik. Berikut 8 langkah mengatasi anak mengompol.

1. Beritahu Anak
Berkomunikasilah bahwa kita akan melatih anak supaya tidak ngompol. Katakan bahwa ada beberapa hal yang akan kita minta ke anak untuk dilakukan. Komunikasi ini penting demi mendukung keberhasilan latihan ini dilakukan.
2. Jelaskan
Jelaskan kenapa anak tidak boleh ngompol. Misalnya, untuk menjaga kebersihan tempat tidur, tidak basah dan bau sehingga membuat tidur anak tidak nyaman. Jelaskan pula jika anak akan mudah mengalami iritasi, gatal-gatal karena terpapar air seninya.
3. Ajak Anak BAK di Kamar Mandi
Perhatikan jam berapa biasanya anak mengompol saat tidur malam. Hitunglah frekwensi BAK anak, mungkin5 atau 6 jam sekali. Bila dia tidur jam 21.00 berarti 5/6 jam kemudian kita bangunkan anak dan ajak ia BAK di kamar mandi.
4. Latihan Siang
Perlu juga melatihnya di siang hari. Gunakan alarm jam untuk memberitahu anak kapan dia harus BAK ke kamar mandi. Buat rentang waktu bertahap, misalnya awalnya sekitar 3 jam sekali, lalu tingkatkan menjadi 4 jam sekali, begitu seterusnya. Semakin lama rentang waktu untuk mengosongkan kandung kemihnya maka otot-otot kandung kemih dilatih untuk lebih kuat.

Baca Juga: Ini Dampak Negatif CTM untuk Ibu Hamil, Berisiko Sebabkan Gangguan Janin


5. BAK Sebelum Tidur
Kosongkan kandung kemihnya sebelum tidur. Minta anak untuk BAK dahulu di kamar mandi. Dengan kosongnya kandung kemih saat akan tidur berarti kandung kemih punya waktu yang cukup lama untuk penuh kembali.
6. Biarkan Anak Membuka Celananya Sendiri
Sebaiknya tuntun anak ke kamar mandi, bukan dengan menggendongnya. Lalu minta ia membuka celananya sendiri. Hal ini untuk mendidik anak supaya tahu apa yang harus dilakukannya.
7. Hindari Perlak dan Diapers
Melapisi seprai dengan perlak atau memakaikan diapers tidak mengatasi masalah tetapi malah memperpanjang kebiasaan anak mengompol. Pasalnya anak tidak perlu mengatur frekwensi BAK nya tetapi dia merasa bebas untuk BAK kapan saja karena sudah ditangani oleh orang tuanya.
8. Beri Apresiasi
Peluklah anak jika ia berhasil tidak mengompol. Ini bentuk apresiasi yang membuat anak merasa dihargai atas usahanya sehingga ia semakin semangat untuk tidak mengompol. Sementara jika ia masih mengompol, terus kasih semangat berlatih.

Baca Juga: Mengenal Flu Singapura Pada Anak yang Lagi Heboh, Gejalanya Mirip Cacar Air

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X