Tips Menjaga Kesehatan Anak dan Pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Selasa, 12 November 2024 | 10:38 WIB
Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat berperan dalam menjaga kesehatan anak. Kebersihan lingkungan, kebiasaan hidup sehat, serta pola makan bergizi memengaruhi kualitas kesehatan anak d (cottonbro studio/pexels)
Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat berperan dalam menjaga kesehatan anak. Kebersihan lingkungan, kebiasaan hidup sehat, serta pola makan bergizi memengaruhi kualitas kesehatan anak d (cottonbro studio/pexels)

 

 

SMARTPARENT.ID - Para orang tua, setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN). Pada HKN 2024 ini, temanya adalah "Gerak Bersama Sehat Bersama." Tema ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kesehatan, menguatkan semangat untuk hidup sehat, dan mengingatkan akan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat berperan dalam menjaga kesehatan anak. Kebersihan lingkungan, kebiasaan hidup sehat, serta pola makan bergizi memengaruhi kualitas kesehatan anak dan membantu mencegah berbagai penyakit. Berikut ini adalah beberapa cara menjaga kesehatan anak dan langkah-langkah praktis untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat di rumah.

  1. Mengapa Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Penting untuk Anak?

PHBS bertujuan untuk menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan, yang sangat penting bagi anak karena:

  • Mengurangi risiko penyakit menular. Anak-anak rentan terkena bakteri, virus, dan kuman yang dapat menyebabkan penyakit seperti diare, flu, dan infeksi pernapasan. Dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, risiko infeksi menurun.
  • Mendukung pertumbuhan optimal. Kebiasaan hidup bersih dan sehat memperkuat daya tahan tubuh anak, sehingga mereka dapat tumbuh dengan optimal.
  • Membentuk kebiasaan sehat sejak dini. Anak yang diajarkan PHBS sejak kecil akan membawa kebiasaan ini hingga dewasa, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jangka panjang seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas.
  1. Cara Menjaga Kesehatan Anak Melalui PHBS
  2. Menjaga Kebersihan Diri

Baca Juga: Makna Hari Pahlawan bagi Anak, Membangun Semangat Nasionalisme dan Kepahlawanan Sejak Dini

Kebersihan diri adalah langkah pertama dalam PHBS, meliputi:

  • Cuci tangan dengan sabun. Ajarkan anak mencuci tangan dengan sabun, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, atau setelah bermain. Menurut WHO, mencuci tangan dengan sabun bisa mengurangi risiko infeksi saluran pencernaan hingga 23% dan infeksi pernapasan hingga 21%.
  • Mandi teratur. Mandi dua kali sehari membantu membersihkan kotoran dan kuman dari kulit, menjaga kesehatan kulit, dan mencegah infeksi kulit.
  • Kebersihan mulut dan gigi. Biasakan anak menggosok gigi dua kali sehari, yaitu di pagi hari dan sebelum tidur, untuk mencegah kerusakan gigi dan infeksi mulut.
  1. Pola Makan Sehat dan Gizi Seimbang

Pola makan sehat sangat penting bagi kesehatan anak. Caranya adalah:

  • Konsumsi makanan bergizi. Pastikan anak mendapatkan asupan nutrisi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Sayur dan buah segar sangat diperlukan.
  • Hindari makanan tinggi gula dan garam. Batasi konsumsi makanan yang tinggi gula dan garam seperti permen, minuman bersoda, dan makanan cepat saji untuk mencegah obesitas dan gangguan kesehatan lainnya.
  • Cukupi kebutuhan cairan. Pastikan anak mengonsumsi cukup air setiap hari agar tidak mengalami dehidrasi.

Baca Juga: Memilih Sekolah Terbaik untuk Anak, Mau Sekolah Negeri atau Swasta?

  1. Aktif Berolahraga dan Bermain

Aktivitas fisik penting untuk perkembangan fisik dan mental anak. Manfaat olahraga dan bermain bagi anak antara lain:

  • Meningkatkan sistem imun. Olahraga secara rutin membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga anak lebih tahan terhadap penyakit.
  • Mendukung perkembangan fisik. Aktivitas fisik membantu perkembangan tulang, otot, dan sendi.
  • Meningkatkan kesejahteraan mental. Anak yang aktif berolahraga atau bermain biasanya lebih bahagia, memiliki konsentrasi yang baik, dan tidur lebih nyenyak.
  1. Istirahat Cukup

Tidur yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Jumlah tidur yang ideal tergantung usia anak:

  • Balita (1-3 tahun): 11-14 jam per hari.
  • Anak prasekolah (3-5 tahun): 10-13 jam per hari.
  • Anak usia sekolah (6-12 tahun): 9-12 jam per hari.

Tidur yang cukup membantu regenerasi sel, menjaga keseimbangan hormon, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

  1. Vaksinasi dan Cek Kesehatan Rutin
  • Vaksinasi. Imunisasi adalah pencegahan penting terhadap penyakit berbahaya seperti polio, campak, dan difteri.
  • Cek kesehatan rutin. Mengajak anak ke dokter untuk pemeriksaan kesehatan secara berkala atau konsultasi pertumbuhan dapat membantu deteksi dini masalah kesehatan.

Baca Juga: Berapa Usia Ideal Anak Daftar Pendidikan Dini dan Tanda-Tanda Kesiapannya?

  1. Menciptakan Lingkungan yang Bersih dan Sehat bagi Anak

Lingkungan rumah yang bersih sangat mendukung kesehatan anak dengan cara:

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X