Waspadai Efek Sinar Matahari pada Anak, Ini yang Harus Dilakukan

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Jumat, 17 Mei 2024 | 10:00 WIB
Waspadai efek paparan sinar matahari pada anak, pastikan anak terlindung dari sinar ultraviolet (Juan Salamanca/Pexels)
Waspadai efek paparan sinar matahari pada anak, pastikan anak terlindung dari sinar ultraviolet (Juan Salamanca/Pexels)

 

SMARTPARENT.ID – Efek pemanasan global dan perubahan iklim atau cuaca yang ekstrem harus diwaspadai, terutama efek sinar matahari pada anak. Bagaimana cara mengatasi dampak sinar matahari pada anak, yuk simak uraiannya.

Perlukah tabir surya?

Beberapa ahli menanggapi penggunaan tabir surya yang tidak tepat. Mereka mengatakan bahwa orang tidak menggunakan kembali lotion tabir surya sesering yang diperlukan.

Memang tabir surya hanyalah salah satu pertahanan terhadap efek berbahaya radiasi UV. Strategi seperti mencari tempat berteduh dan mengenakan pakaian pelindung sinar matahari kepada anak-anak juga sama pentingnya.

Luka bakar akibat sinar matahari yang parah di masa kanak-kanak atau remaja menggandakan risiko melanoma di kemudian hari, menurut Skin Cancer Foundation.

Baca Juga: Waspadai 8 Tanda Anak Berisiko Mengidap Diabetes Tipe 1

Angka kejadian kanker kulit—termasuk melanoma, bentuk kanker kulit yang paling serius—terus meningkat, bahkan pada kaum muda. Orang tua harus ekstra waspada terhadap perlindungan terhadap sinar matahari setiap saat.

Hanya satu luka bakar akibat sinar matahari di masa kanak-kanak akan meningkatkan peluang seseorang terkena melanoma di kemudian hari sebanyak dua kali lipat. Kulit muda lebih halus, lebih tipis, dan menghasilkan lebih sedikit melanin, pigmen pelindung kulit. Sinar ultra violet (UV) mencapai sel melanin penghasil pigmen kulit, yang disebut melanosit, dan menyebabkan kerusakan DNA pada kulit.

Lalu bagaimana cara mengantisipasi efek paparan sinar matahari pada anak, ini tipsnya:

Bayi

0-6 bulan:

Baca Juga: 10 Cara Memilih Mainan yang Aman untuk Anak, Hindari Risiko Ini

  • Bayi di bawah usia 6 bulan harus dijauhkan dari sinar matahari langsung.
  • Hindari penggunaan tabir surya. Kulit bayi yang masih kecil belum memiliki kemampuan untuk memetabolisme dan mengeluarkan bahan kimia yang sering ditemukan pada tabir surya.
  • Kenakan bayi dengan pakaian pelindung yang tidak menyebabkan sesak napas tapi menutupi lengan dan kaki.
  • Selalu lindungi kepala, wajah, telinga, dan leher bayi Anda dengan topi bertepi lebar. Bayi yang memakai topi pada beberapa bulan pertama akan terbiasa memakainya.
  • Gunakan tirai kereta dorong dan payung.
  • Gunakan pelindung jendela berbahan jaring yang dapat dilepas untuk mencegah sinar matahari langsung masuk melalui jendela mobil Anda atau belilah kaca film UV, yang dapat menyaring hampir 100 % radiasi ultraviolet tanpa mengurangi jarak pandang.
  • Gunakan kacamata hitam dengan perlindungan UVA/UVB. Mata terpengaruh oleh paparan sinar radiasi UV. Paparan sinar UV yang berlebihan berkontribusi terhadap perkembangan katarak, kerusakan retina, dan masalah mata lainnya.

Baca Juga: Manfaat Vitamin B12 untuk Bayi, Bila Kurang Bisa Sebabkan Masalah Ini  

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Sumber: www.ucsfbenioffchildrens.org

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X