news-n-trend

Dalam Rangka World Sight Day 2024, BPK Penabur Gandeng Optik Seis dan Hoya Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis

Kamis, 3 Oktober 2024 | 20:51 WIB
BPK Penabur gelar pemeriksaan mata gratis dalam rangka world sight day (saeful imam)

SMARTPARENT.ID - Mata adalah indera istimewa, ia menjadi organ yang membuat manusia mampu melihat dunia.

Karenanya, pemeliharaan kesehatan mata amat penting.

Data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, sekitar 10 persen dari 66 juta anak usia sekolah mengalami gangguan mata akibat kelainan refraksi, sehingga membutuhkan penggunaan kacamata lensa minus. Sayangnya banyak orang terdekat mereka tidak menyadarinya.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, Optik Seis dan Hoya menggandeng BPK PENABUR Jakarta dalam pemeriksaan mata gratis untuk sekitar 400 siswa, guru dan karyawan SPK SDK PENABUR Kelapa Gading dalam rangka Hari Pengelihatan Sedunia atau World Sight Day di (3/10).

Baca Juga: Strategi Mempersiapkan Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus

Ryan Lee Buntaram, Director Marketing OPTIK SEIS, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah program rutin yang dilakukan oleh Optik Seis di setiap bulan Oktober.

“Ini adalah bentuk kepedulian Optik Seis terhadap kesehatan mata masyarakat umum, termasuk anak anak.

Kami berharap pemeriksaan mata ini bisa mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kecintaan terhadap mata dan penting nya menjaga kesehatan mata, dengan rutin memeriksa mata sejak dini, minimal 1 tahun sekali”, tutur Ryan.

Berdasarkan temuan pada kegiatan serupa sebelumnya, Ryan mengungkapkan sekitar 30-50 persen anak memiliki masalah dengan penglihatan sehingga sebetulnya membutuhkan kacamata agar kondisi kesehatan matanya bisa ditanggulangi.

“Kami berharap akan lebih banyak lagi anak yang diperiksa matanya, sehingga masalah-masalah mata mereka dapat lebih cepat diatasi,” lebih lanjut Ryan menjelaskan.

Baca Juga: Menghadapi Tantangan Sosial pada Anak dengan Autism, Panduan Lengkap Orangtua

Pentingnya pemeriksaan mata di sekolah "Anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah, di mana tanda-tanda awal gangguan penglihatan sering muncul.

Dengan mengadakan pemeriksaan mata awal di sekolah, HOYA Indonesia berkolaborasi dengan Optik Seis berharap dapat melakukan deteksi dini dan pengelolaan yang proaktif, memberikan para siswa penglihatan yang jelas untuk mencapai potensi penuh mereka di sekolah dan di masa depan." jelas Nihla Azkiya, Marketing Head HOYA Lens Indonesia.

Menurut Nihla, berdasar hasil skrining yang pernah dilakukan, ditemukan bahwa miopia atau mata minus merupakan kondisi yang paling sering terdeteksi pada anak-anak.

Halaman:

Tags

Terkini