Dan jumlah orang yang meninggal karena kanker payudara terus menurun.
Hal ini sebagian besar disebabkan oleh dukungan yang luas terhadap kesadaran kanker payudara dan pendanaan untuk penelitian.
Kemajuan dalam skrining kanker payudara memungkinkan para profesional kesehatan untuk mendiagnosis kanker payudara lebih dini.
Baca Juga: Vaksin Polio Bisa Memicu Kanker dan HIV? Begini Penjelasannya
Mendeteksi kanker lebih dini membuat kemungkinan kanker dapat disembuhkan jauh lebih besar.
Bahkan ketika kanker payudara tidak dapat disembuhkan, banyak perawatan yang tersedia untuk memperpanjang hidup.
Penemuan baru dalam penelitian kanker payudara membantu para profesional kesehatan memilih rencana perawatan yang paling efektif.
Tanda dan gejala kanker payudara mungkin termasuk:
- Benjolan pada payudara atau area kulit menebal yang terasa berbeda dari jaringan di sekitarnya.
- Puting susu yang terlihat datar atau melengkung ke dalam.
- Perubahan warna kulit payudara. Pada orang berkulit putih, kulit payudara mungkin tampak merah muda atau merah. Pada orang berkulit cokelat dan hitam, kulit payudara mungkin tampak lebih gelap daripada kulit lainnya di
- Dada atau mungkin tampak merah atau ungu.
- Perubahan pada ukuran, bentuk atau penampilan payudara.
- Perubahan pada kulit di atas payudara, seperti kulit yang tampak berlesung pipit atau tampak seperti kulit jeruk.
- Pengelupasan, bersisik, berkerak atau terkelupasnya kulit pada payudara.
Baca Juga: Bisakah Ganja Mengobati Kanker? Cek Fakta Penting Ini
Kapan harus ke dokter?
Jika menemukan benjolan atau perubahan lain pada payudara, buatlah janji temu dengan dokter atau profesional kesehatan lainnya.
Jangan menunggu pemeriksaan mammogram berikutnya untuk mengetahui apakah perubahan yang ditemukan adalah kanker payudara.
Laporkan setiap perubahan pada payudara meskipun pemeriksaan mammogram terakhir menunjukkan tidak ada kanker payudara.