news-n-trend

Solusi Kasus Batu Ginjal dengan Retrograde Intrarenal Surgery

Minggu, 9 Juni 2024 | 08:20 WIB
Kasus batu ginjal sekarang dapat ditangani dengan tindakan yang efektif. (Dok Eugenia Communications)

 

 

SMARTPARENT.ID - Siloam Hospitals ASRI melakukan edukasi layanan unggulan di bidang urologi menggunakan Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS) untuk mengatasi kasus batu ginjal yang sulit seperti batu ginjal dengan ukuran besar, batu yang terlalu keras dan yang sulit dijangkau tanpa operasi.

Metode RIRS menjadi salah satu inovasi yang memberikan keuntungan, khususnya bagi pasien, karena prosedurnya dilakukan lebih cepat, tidak meninggalkan bekas luka pada tubuh pasien, pemulihan lebih cepat, minim rasa nyeri, dan risiko infeksi lebih rendah dibanding metode bedah terbuka.

RIRS memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi karena dapat mengakses langsung ke ginjal dan menghancurkan batu ginjal menjadi fragmen-fragmen kecil, berbentuk seperti pasir hingga debu.

Dokter Grace Frelita Indradjaja, M.M., Medical Managing Director Siloam Hospitals Group dalam sambutannya mengatakan, ”Siloam Hospitals Group Indonesia telah didirikan 25 tahun yang lalu dan memiliki misi untuk menjadi destinasi pilihan terpercaya untuk layanan kesehatan holistik berkelas dunia, edukasi kesehatan dan penelitian. Dengan visi untuk menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas internasional, terjangkau, terukur, dan dilandasi kasih sayang Ilahi, Siloam Hospitals Group berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan berkualitas internasional di Indonesia.”

Baca Juga: Mengenal Palsi Serebral Lebih Dekat

Siloam Hospitals Group dikenal sebagai rumah sakit yang mengoperasikan beberapa rumah sakit terbaik di Indonesia, seperti pusat kanker terlengkap yakni MRCCC di Jakarta Selatan dan pusat neurosains pertama di Indonesia di Siloam Lippo Village di Tangerang.

Saat ini, Siloam memiliki pusat keunggulan di bidang prosedur transplantasi ginjal di Siloam Hospitals ASRI dan menjadi Rumah Sakit Swasta pertama yang mendapatkan lisensi dari Kementerian Kesehatan sebagai salah satu pusat transplantasi ginjal di Indonesia. Dengan keunggulan layanan transplantasi ginjal, Siloam Hospitals ASRI memiliki sistem Hub & Spoke, dimana Siloam Hospitals ASRI menjadi pusat rujukan (Hub) bagi unit rumah sakit lainnya (Spoke).

Dalam penanganan pasien tranplantasi ginjal, Siloam ASRI berpegang teguh pada kerjasama tim multidisiplin, berkerjasama dengan spesialis di bidang lain dalam proses advokasi, persiapan operasi hingga pasca operasi.

Hingga saat ini, Siloam Hospitals ASRI telah melakukan lebih dari 360 transplantasi ginjal dengan tingkat kelangsungan hidup 1 tahun (one year survival rate) sebesar 97.4% dan tingkat keberhasilan graft 1 tahun (one year graft survival rate) sebesar 99.1% (Data per akhir Mei 2024) dan hasil ini sudah mencapai benchmark dari ERA (European Renal Association) 2020. Kualitas hidup pasien pasca tindakan juga dijaga dengan baik, dengan adanya layanan rehabilitasi medik yang komprehensif di unit pelayanan ginjal, serta layanan homecare,” jelasnya.

Baca Juga: Pro Kontra Susu Formula Kambing untuk Anak, Begini Ternyata Masalahnya

Ia juga mengatakan, “Terdapat berbagai tantangan dalam pelayanan transplantasi ginjal di Indonesia, antara lain belum ada sistem pencarian donor, kurangnya tenaga ahli di bidang transplantasi, serta belum adanya regulasi tentang donor jenazah (cadaver donor).

Namun Siloam Hospitals ASRI terus berkomitmen meningkatkan pelayanan transplantasi dengan mengembangkan Patient Registry yang diperuntukkan khusus pada pasien transplantasi ginjal, yakni Kidney Transplant Registry yang akan diluncurkan di Siloam ASRI pada kuartal kedua 2024 ini.

Selain itu juga menambah fasilitas dengan memperluas gedung, serta melengkapinya dengan alat medis diagnostik dan terapeutik terkini, seperti pemeriksaan HLA typing (Human Leukocyte Antigen), Robotic Transperineal Biopsy dan Laser Thulium.”

Halaman:

Tags

Terkini