news-n-trend

Aesthetic Gynecology Center, Tonggak Baru dalam Layanan Kesehatan perempuan di Indonesia  

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:35 WIB
Kolaborasi Health360 Indonesia dan YPK Mandiri hadirkan center yang mengintegrasi estetika ginekologi, dermatologi, brain wellness, dan pain management untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan (dok)

“Perubahan juga terjadi setelah persalinan maupun saat perempuan memasuki fase penuaan dan menopause. Setelah melahirkan, penurunan hormon dapat menyebabkan rambut rontok sementara, kulit lebih sensitif, atau munculnya jerawat hormonal. Sementara menjelang menopause, berkurangnya hormon estrogen dapat menurunkan produksi kolagen sehingga kulit menjadi lebih kering, tipis, dan lebih mudah muncul kerutan. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan pada kulit tidak selalu disebabkan oleh faktor eksternal seperti skincare atau lingkungan, tetapi juga oleh kondisi hormonal di dalam tubuh,” kata dr. Maria.

Ia menekankan pentingnya pendekatan perawatan yang mengintegrasikan dermatologi dengan layanan kesehatan perempuan lainnya, termasuk ginekologi, sehingga perempuan tidak hanya berfokus pada perawatan kulit dari luar, tetapi juga memahami kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Di Aesthetic Gynecology Center, pendekatan ini didukung oleh berbagai inovasi teknologi dan metode perawatan modern untuk merangsang regenerasi jaringan, meningkatkan produksi kolagen, serta memperbaiki struktur dan elastisitas kulit. Selain itu, tersedia pula teknologi perawatan kewanitaan seperti vaginal rejuvenation dan tightening dengan prosedur minimal invasif, privat, dan  disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.

Salah satu teknologi yang digunakan adalah BTL Exion dari BTL Aesthetic, sistem perawatan estetika non-invasif yang menggabungkan Fractional Radiofrequency (RF), microneedling, serta teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI).

“Teknologi ini membantu merangsang produksi kolagen dan hyaluronic acid sehingga dapat mengencangkan kulit, memperbaiki tekstur, serta membantu mengurangi lemak pada area tertentu. BTL Exion dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari peremajaan wajah, body contouring pada area seperti perut, lengan, dan bokong, hingga prosedur vaginal tightening dengan metode minimal invasif, minim rasa nyeri, dan hampir tanpa downtime. Untuk hasil optimal, perawatan ini umumnya direkomendasikan sekitar 4 sesi,” jelasnya.

Di bulan Ramadan, dr. Maria mengingatkan bahwa perubahan pola makan, hidrasi, dan jam tidur selama puasa dapat memengaruhi kondisi kulit. Karena itu, penting untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan antara waktu berbuka hingga sahur, mengonsumsi makanan bergizi seperti yang kaya antioksidan dan protein, serta menjaga rutinitas perawatan kulit yang sederhana namun konsisten.

Selain itu, kualitas tidur dan pengelolaan stres juga perlu diperhatikan karena berperan penting dalam proses regenerasi sel kulit. “Dengan menjaga hidrasi, nutrisi, dan pola hidup yang seimbang, kesehatan kulit tetap dapat terjaga selama menjalani puasa,” tutup dr. Maria.

Menyoroti pentingnya kesehatan otak dalam kesejahteraan perempuan modern, dr. Alifa Dimanti,Sp.N, F.MIN, MARS, Dokter Spesialis Neurologi YPK Mandiri, menjelaskan bahwa konsep brain wellness menjadi bagian penting dalam pendekatan kesehatan perempuan yang lebih holistik.

“Wellness merupakan proses aktif dan sadar untuk mencapai keseimbangan antara kesehatan fisik, mental, emosional, hingga spiritual, yang pada akhirnya bertujuan meningkatkan kualitas hidup. Dalam konteks kesehatan otak, brain wellness tidak hanya berkaitan dengan kondisi organ otak secara biologis, tetapi juga fungsi otak yang mengatur hampir seluruh aktivitas manusia.

 “Otak merupakan pusat dari berbagai fungsi penting tubuh manusia, mulai dari kesadaran, pergerakan (motorik), hingga kemampuan merasakan (sensorik). Namun lebih dari itu, otak juga mengatur fungsi fungsi yang lebih kompleks seperti kemampuan berpikir, memori, atensi, emosi, perilaku, hingga siklus tidur dan bangun. Seluruh fungsi ini saling terhubung, sehingga gangguan pada satu sistem dapat berdampak pada sistem lainnya. Dalam kehidupan modern yang serba cepat dan penuh tekanan, banyak perempuan menghadapi tantangan seperti stres berkepanjangan, kurang tidur, serta beban peran yang kompleks, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kesehatan otak, stabilitas emosi, serta kepercayaan diri,” jelas dr. Alifa.

Selain kesehatan otak, dr. Alifa juga menekankan pentingnya penanganan nyeri secara komprehensif melalui pendekatan pain management. Ia menjelaskan bahwa nyeri sering kali dianggap sebagai keluhan yang “normal”, misalnya pada nyeri panggul, nyeri pascapersalinan, atau nyeri akibat perubahan hormonal pada perempuan.

“Padahal secara medis, nyeri merupakan sinyal atau alarm tubuh yang menandakan adanya gangguan pada otot (musculoskeletal), fascia, saraf, tulang atau bahkan organ internal. Karena itu, penanganan nyeri sebaiknya dilakukan sejak fase awal agar tidak berkembang menjadi nyeri kronis yang lebih kompleks. Selain penggunaan obat pereda nyeri yang disesuaikan dengan sumber keluhan, penanganan juga dapat dilakukan melalui tindakan intervensi yang lebih terarah dengan bantuan teknologi seperti USG atau C-arm, sehingga terapi dapat diberikan secara lebih presisi dan optimal. Karena itu, penanganan nyeri perlu dilakukan secara holistik, mulai dari memahami penyebab nyeri hingga proses pemulihan agar hasil terapi dapat lebih optimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Alifa menjelaskan bahwa integrasi layanan neurologi, khususnya brain wellness dan pain management, dengan layanan ginekologi dan estetika memungkinkan pasien mendapatkan perawatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Prosesnya dimulai melalui tahap skrining awal untuk menilai skala nyeri, kualitas tidur, hingga fungsi kognitif seperti konsentrasi dan memori. Jika ditemukan gangguan yang signifikan, pasien akan mendapatkan rencana perawatan yang bersifat personal dan terintegrasi dengan layanan medis lainnya. 

Alifa menjelaskan, “Di Aesthetic Gynecology Center, terdapat layanan BTL Exomind yang bekerja dengan menstimulasi proses memperbaiki dan memperkuat brain networking neuron di otak, terutama pada area yang berperan dalam pengaturan emosi. Melalui mekanisme ini, terapi Exomind membantu meningkatkan keseimbangan aktivitas saraf sehingga fungsi otak dapat bekerja lebih optimal. Hasil yang diharapkan dari terapi ini antara lain emosi yang lebih stabil, peningkatan kemampuan fokus dan atensi, serta perbaikan siklus tidur. Berbagai faktor tersebut memiliki peran penting dalam mendukung tercapainya brain wellness, yaitu kondisi kesehatan otak yang optimal yang tidak hanya memengaruhi fungsi kognitif, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan.”

 “Kesehatan mental dan keseimbangan emosi juga memiliki pengaruh besar terhadap kecantikan perempuan secara menyeluruh. Kecantikan sejati tidak hanya berasal dari penampilan fisik, tetapi juga dari pikiran dan mental yang sehat serta seimbang. Ketika seorang perempuan merasa sehat secara mental dan emosional, rasa percaya diri akan meningkat, dan hal tersebut secara alami akan memancarkan kecantikan yang lebih utuh,” tutupnya.

Halaman:

Terkini