news-n-trend

MERRIES Mengajak Ibu Berpartisipasi Mengolah Popok Bekas Pakai Menjadi Bahan Bakar Melalui Inovasi Merries Senyumkan Lingkungan  

Jumat, 5 Desember 2025 | 18:07 WIB
MERRIES Mengajak Ibu Berpartisipasi Mengolah Popok Bekas Pakai Menjadi Bahan Bakar Melalui Inovasi Merries Senyumkan Lingkungan   (Dok. Merries)

 

SMARTPARENT.ID - MERRIES, merek popok bayi unggulan di Indonesia, telah menjadi solusi dan sahabat terbaik Ibu dan bayi dalam menjalani hari dengan penuh senyuman. Saat memilih produk untuk bayi, para Ibu pun kini tidak hanya mengutamakan kualitas, tetapi juga menaruh perhatian pada aspek keberlanjutan dan bagaimana dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan.

MERRIES memahami kebutuhan para Ibu akan hal ini, dengan menghadirkan produk berkualitas tinggi, yang memberikan perlindungan dan kenyamanan terhadap kulit bayi dan juga ketenangan untuk Ibu. Untuk itu, MERRIES secara berkelanjutan menginisiasi program Merries Senyumkan Lingkungan (MSL) sejak 2019 sebagai langkah nyata pengolahan popok bekas pakai untuk berkontribusi terhadap lingkungan dimulai dari mengolah popok bekas pakai MERRIES menjadi pot tanaman, pemanfaatan gel MERRIES menjadi media tanam sampai pemanfaatan kembali kemasan MERRIES menjadi tote bag, pouch, dan meja lipat untuk Posyandu.

Program MSL tahun ini, MERRIES memperkuat komitmennya dengan menghadirkan inovasi pengolahan popok bekas pakai yang bermitra dengan Kertabumi Recycling Center, sebuah organisasi berizin dan berpengalaman dalam pengolahan sampah melalui Teknologi Pirolisis, terobosan yang mampu mengubah popok bekas pakai menjadi Bahan Bakar Merries (BBM), sebuah energi alternatif terbarukan yang dihasilkan dari popok bekas pakai. Teknologi ini bekerja dengan memecah material tanpa oksigen di suhu tinggi, untuk menghasilkan bahan bakar cair yang memiliki manfaat dan nilai guna.

Bertepatan dengan hari Pencegahan Polusi Sedunia pada 2 Desember 2025, simbolis pilot project kerja sama berbasis teknologi pirolisis kali ini dilakukan langsung oleh Susilowati selaku Vice President Marketing PT Kao Indonesia kepada Santi Novianti selaku Co-founder Kertabumi Recycling Center, yang dilanjutkan dengan edukasi dan sosialisasi rencana pembentukan alur ekosistem pengolahan popok bekas pakai untuk menghasilkan BBM melalui payung program Merries Senyumkan Lingkungan yang melibatkan Masyarakat sekitar sebagai target utama dalam pelaksanaan tahap awal ini. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Yunita, S.Sos. selaku Lurah Pondok Kacang Barat dan Sri Kusmiati selaku Ketua Bidang 4 Perkumpulan Bank Sampah (PERBAS) Tangerang Selatan.

Susilowati selaku Vice President Marketing Kao Indonesia mengatakan, “Melalui kegiatan Merries Senyumkan Lingkungan, MERRIES tidak pernah berhenti berinovasi mempersembahkan kualitas terbaik dimulai sejak produk digunakan di kulit bayi hingga produk telah selesai digunakan. Sejak 2019, MERRIES menjadi pelopor popok bayi yang mengedepankan kualitas dan juga mengedukasi Masyarakat tentang bagaimana mengolah popok bekas pakai dan juga pemanfaatannya kembali menjadi benda bernilai guna dimana peran serta dan dan aktif Masyarakat secara langsung menjadi hal yang terpenting dalam keberlangsungan kegiatan ini. Kami berharap program ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat kepada konsumen MERRIES, Masyarakat dan lingkungan.”

Program Bahan Bakar Merries (BBM) melalui Merries Senyumkan Lingkungan dimulai dengan  pembentukan ekosistem pengolahan popok bekas pakai berbasis Masyarakat, edukasi serta sosialisasi untuk peningkatan kesadaran perubahan perilaku pengolahan popok bekas pakai khususnya kepada Masyarakat RW 04 dan Posyandu Pondok Kacang Barat. Peran aktif Masyarakat juga dibutuhkan sejak awal dari mulai pembersihan popok bekas pakai dan pengeringan sampai membawanya ke MERRIES Drop Point yang tersedia di Kertabumi Recycling Center dan beberapa titik Posyandu kerja sama.

Untuk selanjutnya, Kertabumi Recycling Center akan mengolah popok bekas pakai yang diterima dari Masyarakat melalui mesin teknologi pirolisis untuk nantinya akan menjadi bahan bakar berupa diesel/solar dan gasoline/bensin yang bermanfaat untuk Masyarakat sekitar dan Posyandu; gas untuk kebutuhan operasional mesin daur ulang Kertabumi Recycling Center; serta residu yang dapat dimanfaatkan menjadi media tanam dan urban farming yang dikelola Kertabumi Recycling Center dan Masyarakat sekitar.

“Kami sangat berterima kasih kepada MERRIES yang melibatkan kami dengan memberikan edukasi cara mengolah popok bekas pakai yang selama ini kami ketahui hanya menjadi sampah residu dan tidak bernilai di Bank Sampah. Tentunya informasinya sangat bermanfaat dan mudah untuk dilakukan mulai dari rumah dan kami Masyarakat sekitar juga dapat merasakan manfaat nya kembali dari hasil daur ulang tersebut”, tutur Sri Kusmiati, Ketua Bidang 4 Perkumpulan Bank Sampah (PERBAS) Tangerang Selatan.

Yunita, S.Sos. selaku Lurah Pondok Kacang Barat juga mengatakan “Kami sangat mengapresiasi inisiatif Merries Senyumkan Lingkungan yang menjadikan wilayah kami, Kelurahan Pondok Kacang Barat sebagai yang pertama menerima manfaat ini. Program ini bukan hanya membantu mengurangi permasalahan popok bekas pakai yang selama ini menjadi tantangan di tingkat rumah tangga, tetapi juga memberikan edukasi penting kepada Masyarakat tentang pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.”

Keberlanjutan program ini tentunya membutuhkan kerja sama dan kolaborasi yang kuat dengan semua pihak yang terlibat. Tidak hanya MERRIES selaku produsen, namun konsumen, Kertabumi serta komunitas juga memainkan peran penting untuk memastikan semua tahapan mulai dari edukasi, pengumpulan sampai proses pengolahan popok bekas pakai menjadi BBM dapat berjalan dengan efektif dan berkelanjutan.

Santi Novianti, selaku Co-founder Kertabumi Recycling Center mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari MERRIES dalam kerja sama yang dilakukan bersama dengan Kertabumi Recycling Center secara berkelanjutan selama ini, dimana kami dipercaya untuk membantu MERRIES mengolah popok bekas pakai. Di Kertabumi Recycling Center, kami secara aktif berupaya untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan melalui edukasi dan pengelolaan kreatif serta menciptakan nilai dari sampah. Kesamaan nilai dan misi inilah yang juga melandasi kerja sama Kertabumi Recycling Center dan MERRIES. Tentunya juga, dengan adanya mesin pirolisis MERRIES ini, akan sangat membantu kami dalam menjalankan misi kami tersebut.”

Inisiatif Merries Senyumkan Lingkungan sejalan sepenuhnya dengan Kirei Lifestyle Innovation yang merupakan strategi ESG keberlanjutan dari Kao Indonesia, mendorong konsumen untuk hidup lebih bersih, lebih sehat, lebih indah, dengan pikiran tenang di lingkungan yang berkelanjutan. Melalui edukasi dan inovasi teknologi pirolisis yang mengolah popok bekas pakai menjadi Bahan Bakar Merries (BBM), program ini menjadi bagian dari wujud nyata Perusahaan dalam menghadirkan solusi berkelanjutan dan membawa manfaat untuk peningkatan kualitas hidup Masyarakat dan lingkungan.***

Tags

Terkini