news-n-trend

Rahasia Si Kecil Aktif dan Kreatif: Pencernaan Sehat dengan Probiotik Lactobacillus reuteri di LACTOGROW

Senin, 28 April 2025 | 22:49 WIB
Sesi Talkshow acara Press Conference LACTOGROW Bermain: Stimulasi Penting untuk Dukung Si Kecil Tumbuh Aktif & Kreatif, LACTOGROW Hadirkan LACTOGROW PLAYWORLD di 5 Kota

Sayangnya, menurut survei JAKPAT 2025, hanya 1 dari 3 ibu yang bermain bersama anaknya minimal 60 menit sehari sesuai rekomendasi WHO (World Health Organization/Badan Kesehatan Dunia). Padahal, bermain bukan sekadar aktivitas menyenangkan, tetapi juga merupakan salah satu cara belajar yang paling efektif bagi anak dalam mendukung proses tumbuh kembangnya. 

Miranti Burhan, Category Marketing Manager LACTOGROW menjelaskan, “Saat ini, masih banyak orang tua yang menganggap bermain hanya sebatas hiburan bagi Si Kecil, bukan bagian dari proses belajar tumbuh kembang sehingga banyak orang tua yang belum aktif terlibat, namun hanya sekedar menemani dan mengawasi saat Si Kecil sedang bermain. Padahal, momen bermain bersama adalah waktu yang sangat penting untuk orang tua berkomunikasi dengan si Kecil.”

Menurut Miranti, perlu kesadaran orang tua untuk meluangkan waktu bermain dengan anak. “Kami berinisiatif melalui kampanye Main Jangan Main-Main, LACTOGROW ingin menggerakan para orang tua di Indonesia untuk bermain bersama si kecil demi tumbuh kembangnya menjadi aktif dan kreatif. Bermain bukan sekadar kegiatan menyenangkan bagi Si Kecil, tetapi juga merupakan cara belajar yang efektif untuk perkembangan kreativitas, daya pikir, serta keterampilan sosial dan emosional Si Kecil,” paparnya.

Miranti Burhan (Category Marketing Manager LACTOGROW) menjelaskan LACTOGROW menghadirkan campaign “Main Jangan Main-Main”. Sebagai bagian dari campaign ini, LACTOGROW menghadirkan LACTOGROW PlayWorld

Kampanye “Main Jangan Main-Main” ini ditujukan untuk menginspirasi para orang tua di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan Si Kecil agar siap aktif dan kreatif dengan bermain bersama.

LACTOGROW juga mempersembahkan LACTOGROW PlayWorld, sebuah dunia bermain edukatif yang dirancang untuk mengasah kreativitas dan aktivitas fisik anak, sekaligus menjadi ruang interaksi berkualitas antara orang tua dan Si Kecil.

Bermain merupakan salah satu sarana untuk menstimulasi kreativitas, daya pikir, maupun keterampilan sosial dan emosional sejak usia dini. Bermain bagi anak usia dini terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas. Bermain bagi keluarga sebagai inspirasi bagi orang tua untuk mengasah kreativitas dan aktivitas fisik Si Kecil melalui stimulasi main bersama.

Selain menghadirkan arena permainan untuk mengajak Si Kecil aktif dan kreatif, LACTOGROW PlayWorld juga menghadirkan talkshow interaktif bersama para expert dan mom Influencer, creativity screening test bersama psikolog anak serta door prize dengan berbagai hadiah menarik. Inisiatif ini menjadi bentuk nyata komitmen Nestlé LACTOGROW pada anak Indonesia untuk tumbuh aktif dan kreatif melalui stimulasi yang tepat dari luar dan gizi yang optimal dari dalam.

“Selaras dengan tujuan Nestlé untuk menggunakan potensi makanan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu, saat ini dan untuk generasi mendatang, kami meyakini bahwa kombinasi yang tepat antara asupan gizi dari dalam dan stimulasi dari luar berupa aktivitas bermain dapat mendorong Si Kecil dapat tumbuh optimal menjadi lebih aktif dan kreatif. Ini dapat membangun fondasi kuat bagi mereka untuk berkembang menjadi pribadi yang luar biasa,” ujar Sufintri Rahayu, Direktur Corporate Affairs & Sustainability PT Nestlé Indonesia.

Sufintri Rahayu, Direktur Corporate Affairs & Sustainability PT Nestlé Indonesia pada Jumpa Media LACTOGROW “Bermain: Stimulasi Penting untuk Dukung Si Kecil Tumbuh Aktif & Kreatif

LACTOGROW berinisiatif tidak hanya menyiapkan nutrisi yang baik, tapi juga menyiapkan aktivitas menstimulasi anak-anak dalam kegiatan LactoGrow PlayWorld. “Selain pemenuhan asupan gizi, perlu gizi dari dalam, LACTOGROW hadir sebagai satu-satunya susu pertumbuhan kombinasi unik antara probiotik dan preboitk dan zero sukrosa. Saya dukung kegiatan PlayWorld ini agar orang tua bisa meluangkan waktu untuk bermain bersama Si Kecil dan jangan lupa asupan gizinya. Semoga kampanye Main Jangan Main-Main bisa menginspirasi banyak orang tua di Indonesia,” papar perempuan yang akrab disapa Fifin ini.

Sementara itu, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi Psikolog menjelaskan, “Saat bermain Si Kecil akan belajar berekspresi, berinteraksi, dan berkomunikasi, sekaligus mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Di sinilah peran orang tua menjadi penting - membangun komunikasi dan memberikan stimulasi yang tepat untuk mengembangkan kemampuan seperti creative problem solving, berpikir fleksibel, hingga keberanian mencoba ide-ide baru. Bahkan, pembentukan karakter anak pun bisa dilakukan secara alami melalui interaksi sederhana saat bermain bersama.”

Vera mengatakan, bermain merupakan satu aktivitas yang terberi (given). “Kita tak perlu repot-repot menciptakan permainan, tanpa disuruh, anak sudah bisa bermain. Aktivitas anak ya bermain. Kita dulu pernah kecil, belajar tentang diri sendiri, kalau lari kencang ada sensasi tertentu, misalnya. Pembelajaran didapatkan anak lewat bermain,” urainya.

Melalui bemain, lanjut Vera, anak juga belajar tentang lingkungan sekitarnya. Jadi, bermain bukan sekadar bermain dan bukan sekadar hiburan, tapi banyak manfaatnya. “Anak belajar ketajaman sensoris atau panca indera, melalui pendengaran, penglihatan dan lainnya, semua terasah saat bermain. Misal, Ketika bermain meniti balok, anak belajar keseimbangan dan kemampuan motorik,” paparnya.

Selain itu, kata Vera, bermain juga mengasah kreativitas dan imajinasi. Misal, bermain peran berpura-pura menjadi dokter, guru atau profesi lainnya. Kemudian, membaca buku cerita atau menggambar juga mengasah imajinasi anak makin berkembang.

Halaman:

Tags

Terkini