"Ada dua lagi (yang jadi korban)," ungkap Surawan.
Pihak kepolisian mengaku telah berkomunikasi dengan salah satu kuasa hukum dari korban tambahan tersebut.
Meski belum membuat laporan resmi, proses komunikasi dan koordinasi telah dilakukan untuk memastikan langkah lanjutan setelah libur Lebaran.
"Belum (lapor), namun sudah dikomunikasikan dengan kuasa hukumnya," tambah Surawan.
Baca Juga: Cara Mengatasi Anak yang Sulit Berteman di Sekolah
Dalam penyelidikan awal terhadap dua korban baru ini, modus yang dilakukan Priguna ternyata identik dengan yang dialami korban FH.
Dokter tersebut terlebih dahulu membius korbannya dengan dalih pemeriksaan medis sebelum melancarkan tindakan kejahatannya.
"Modusnya sama," tegas Surawan.
Dengan terungkapnya korban-korban baru, pihak kepolisian membuka peluang kemungkinan bertambahnya jumlah korban dalam kasus ini.
Polisi pun mengimbau masyarakat yang pernah mengalami kejadian serupa untuk segera melapor ke pihak berwajib agar proses hukum bisa berjalan secara menyeluruh.
Baca Juga: Tips Semangat Sekolah Setelah Libur Lebaran
Kasus yang melibatkan tenaga medis seperti ini menimbulkan keprihatinan mendalam, terutama karena dilakukan oleh pelaku yang seharusnya mengemban kepercayaan tinggi sebagai bagian dari tim layanan kesehatan.
Polisi menyatakan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini hingga tuntas dan memberikan perlindungan kepada seluruh korban.