Rayakan Satu Dekade IFEX, Pameran Mebel dan Kerajinan Unggulan Indonesia Kembali Hadir di 2025

Photo Author
Saeful Imam, Smart Parent
- Kamis, 30 Januari 2025 | 22:17 WIB
IFEX 2025 hadirkan 5000 produk meubel
IFEX 2025 hadirkan 5000 produk meubel

SMARTPARENT.IDIndonesia International Furniture Expo (IFEX) 2025 kembali digelar untuk merayakan satu dekade kontribusi dan upaya dalam memajukan industri mebel dan kerajinan Indonesia di kancah internasional.

Selama sepuluh tahun perjalanannya, IFEX secara konsisten mendorong ekspansi pasar bagi produk-produk mebel dan kerajinan Indonesia, serta memberdayakan para pengrajin lokal untuk mencapai panggung dunia.

Pameran mebel dan kerajinan ini akan kembali diselenggarakan pada 6 hingga 9 Maret 2025 di JIExpo, Kemayoran.

Baca Juga: 5 Tips Makin Produktif Dengan HUAWEI MatePad 12 X di Mana Saja dan Kapan Saja

Diselenggarakan oleh Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dan Dyandra Promosindo, IFEX 2025 akan menghadirkan lebih dari 500 peserta pameran yang sudah dikurasi dan menampilkan lebih dari 5.000 produk mebel dan kerajinan.

Dengan luas pameran mencapai 65.000 meter persegi, IFEX akan menampilkan desain inovatif, kualitas tinggi, dan bahan baku alami produk-produk Indonesia yang dapat memikat perhatian pembeli dari berbagai negara.

Sebagai bagian dari Asia Furniture Show Circle –rangkaian pameran furnitur terkemuka di Asia-,IFEX menegaskan diri menjadi bagian dari pasar furnitur global.

Dengan pencapaian pada tahun sebelumnya, IFEX semakin membuktikan perannya sebagai salah satu potensi ekspor Indonesia yang menjanjikan terutama di industri mebel dan kerajinan.

Pada tahun sebelumnya, IFEX berhasil mencatat transaksi on-the-spot sebesar US$300 juta dengan mendatangkan ribuan pengunjung dari 117 negara.

Baca Juga: Jelajahi Konsep Baru LOTTE Mart Kuningan City: Pengalaman Belanja Modern ala Korea

Industri mebel dan kerajinan Indonesia sendiri memiliki potensi ekspor yang sangat menjanjikan, dengan pangsa pasar yang signifikan di Amerika, Eropa, dan Asia Timur.

Keunggulan daya saing Indonesia terletak pada kemampuannya menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dengan harga yang sangat kompetitif, desain yang unik, dan berasal dari material alami yang berkelanjutan (sustainable).

Industri mebel dan kerajinan Indonesia saat ini juga sedang mengalami pertumbuhan pesat, pasar ekspor diperkirakan akan melonjak sebesar 5-8%, sementara pasar domestik juga menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan sebesar 4-6%.

Berdasarkan proyeksi berbagai lembaga penelitian, pasar mebel dan kerajinan Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 6,33% dalam periode 2023-2028, mencapai nilai sebesar USD 4,24 miliar pada tahun 2028.

Halaman:

Editor: Saeful Imam

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X