Kejanggalan Kematian Dante, Tenggelam di Kolam Renang Padahal Jago Berenang

Photo Author
Tsani Tasynim, Smart Parent
- Senin, 5 Februari 2024 | 10:02 WIB
Berikut beberapa kejanggalan meninggalnya Dante, putri selebriti Tamara Tyasmara di kolam renang
Berikut beberapa kejanggalan meninggalnya Dante, putri selebriti Tamara Tyasmara di kolam renang

SmartParent.id - Kematian anak Tamara Tyasmara menjadi misteri. Meskipun dugaan awal menunjukkan bahwa Dante tenggelam saat berenang, baik Tamara maupun mantan suaminya, Angger Dimas, masih mencari tahu penyebab sebenarnya.

Kedua orang tua almarhum Raden Andante Khalif Pramudityo, atau akrab disapa Dante, yaitu Tamara dan Angger Dimas, tengah menginvestigasi dugaan pembunuhan terhadap anak mereka.

Berikut adalah lima aspek yang mencurigakan terkait meninggalnya Dante, anak Tamara Tyasmara dan DJ Angger Dimas.

Kejadian di Kolam Renang 

Dante diketahui meninggal di kolam renang Tirtamas Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Saat itu, Dante berada di luar pengawasan karena Tamara sedang syuting.

Tamara menjelaskan bahwa setelah insiden tenggelam, Dante segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Kejadian ini memang sangat janggal karena Dante sendiri dikenal jago berenang.

Bahkan, ia sudah dia berenang secara privat sejak kecil.

Didampingi Orang Kepercayaan

Tamara mengungkapkan bahwa saat Dante berenang, ia didampingi oleh orang kepercayaannya, yang diduga sebagai kekasih Tamara.

Pesinetron ini menegaskan bahwa ini bukan kali pertama Dante bersama orang kepercayaannya tersebut. Tamara menjelaskan, "Dia adalah orang yang paling saya percayai. Seorang ibu tidak akan menitipkan anaknya kepada seseorang yang tidak dipercayainya."

Penyerahan Kasus ke Polisi

Dalam keadaan belum bisa menerima kenyataan tiba-tiba kehilangan anak, Tamara Tyasmara akhirnya menyerahkan penyelidikan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Bersama pengacaranya, Sandy Arifin, mereka mengunjungi Polda Metro Jaya pada Kamis (1/2/2024) untuk mendapatkan konsultasi hukum dan mencari keadilan atas kematian putra semata wayang mereka.

"Saya bersama keluarga sepenuhnya mempercayakan semuanya kepada polisi," ujar Tamara.

Kepercayaan Angger Dimas

Sebagai ayah kandung Dante, Angger Dimas meyakini bahwa kematian anaknya bukan akibat tenggelam, melainkan pembunuhan. Angger Dimas menegaskan bahwa Dante mahir berenang, sehingga kematian akibat tenggelam dianggapnya sebagai hal yang mencurigakan.

"Saya meminta keadilan, karena saya menduga anak saya tidak tenggelam, melainkan diduga sengaja ditenggelamkan. Itu yang membuat saya sangat emosional," kata Dimas di Polda Metro Jaya pada Sabtu (3/2/2024).

Pembatalan Laporan Autopsi

Menghadapi kejanggalan ini, pada Sabtu (3/2/2024), Angger Dimas memutuskan untuk mencabut surat penolakan autopsi jenazah anaknya di Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, pada Minggu (28/1/2024), Dimas menolak autopsi karena tidak mengetahui keberadaan orang lain di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat Dante dinyatakan tenggelam. "Saat ada kecurigaan, saya langsung bertindak. Dengan bantuan saksi-saksi di TKP, akhirnya saya melakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya.

Editor: Tsani Tasynim

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Terpopuler

X