Susu Rendah Laktosa (LLM) Cocok untuk Anak Diare dengan Kondisi ini

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Kamis, 27 Juli 2023 | 02:51 WIB

SmartParent.id - Sebagian ibu mencari alternatif saat anak selalu diare usai minum susu. Salah satunya dengan memberikan susu rendah laktosa atau low lactose milk (LLM). Sebagian tenaga medis juga kadang merekomendasikan pemberian susu rendah laktosa bila si kecil diare.

Susu ini diberikan pada bayi dengan kondisi khusus, yaitu memiliki intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa sendiri merupakan gangguan pencernaan karena saluran pencernaan tidak dapat mengolah laktosa yang terkandung di dalam susu karena produksi enzim laktase pada tubuh tidak cukup. Normalnya, tubuh memproduksi enzim laktase untuk memecah laktosa yang masuk ke dalam tubuh menjadi glukosa dan galaktosa sehingga dapat diserap tubuh untuk digunakan sebagai sumber energi. Jika laktosa ini tidak dapat dipecah, laktosa akan menumpuk di dalam usus dan dapat difermentasi oleh bakteri sehingga menyebabkan munculnya gejala, salah satunya adalah diare. Selain diare ada juga gejala lainnya berupa kram, mual, gas berlebihan, dan lainnya.

Hanya saja, diare tidak hanya disebabkan oleh intoleransi laktosa, tapi penyebab lainnya seperti virus, bakteri, parasit, alergi, dan lainnya. Untuk itu berkonsultasi dengan dokter anak adalah cara terbaik untuk menangani diare, sebelum memberikannya susu khusus.

Susu merupakan salah satu sumber makanan yang kaya akan nutrisi penting, seperti protein, kalsium, vitamin D, dan berbagai mineral lainnya. Namun, tidak semua orang dapat menikmati manfaat susu secara optimal karena beberapa individu mengalami intoleransi laktosa. Untuk menjawab kebutuhan konsumen yang memiliki masalah ini, hadir susu rendah laktosa.

SUSU RENDAH LAKTOSA DAN BEBAS LAKTOSA

Susu rendah laktosa adalah produk susu yang mengalami proses pengurangan kadar laktosa, yaitu gula alami yang ditemukan dalam susu. Biasanya, proses ini dilakukan dengan menggunakan enzim laktase untuk memecah laktosa menjadi dua gula sederhana, yaitu glukosa dan galaktosa. Sebagai hasilnya, susu rendah laktosa mengandung jumlah laktosa yang lebih rendah daripada susu biasa, sehingga lebih mudah dicerna oleh orang-orang yang memiliki intoleransi laktosa.

Manfaat Susu Rendah Laktosa
a. Memenuhi Kebutuhan Kalsium

Kalsium adalah mineral penting yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang dan gigi. Susu rendah laktosa tetap menyediakan kalsium yang cukup bagi tubuh, sehingga penting bagi orang dengan intoleransi laktosa untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian mereka tanpa mengorbankan kesehatan tulang.

b. Meningkatkan Kesehatan Usus

Bagi individu yang intoleran terhadap laktosa, mengonsumsi susu biasa dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung, diare, atau mulas. Susu rendah laktosa membantu mengurangi risiko terjadinya gejala-gejala ini, sehingga kesehatan usus tetap terjaga.

c. Sumber Protein Berkualitas

Susu rendah laktosa tetap menjadi sumber protein berkualitas tinggi. Protein diperlukan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot, kulit, dan rambut. Dengan mengonsumsi susu rendah laktosa, seseorang dapat memastikan asupan protein yang cukup untuk menjaga kesehatan tubuh.

d. Kaya Akan Nutrisi Lainnya

Selain kalsium dan protein, susu rendah laktosa juga mengandung vitamin D, vitamin B12, riboflavin, dan berbagai mineral penting lainnya. Semua nutrisi ini berperan dalam menjaga fungsi tubuh yang optimal.

Bagaimana Susu Rendah Laktosa Berbeda dari Susu Bebas Laktosa?
Perlu diingat bahwa susu rendah laktosa dan susu bebas laktosa adalah dua produk yang berbeda. Susu bebas laktosa tidak mengandung laktosa sama sekali, sedangkan susu rendah laktosa masih memiliki sedikit laktosa setelah menjalani proses pengurangan. Jadi, bagi orang yang mengalami intoleransi laktosa, susu bebas laktosa mungkin merupakan pilihan yang lebih baik jika ingin sepenuhnya menghindari laktosa.

Kesimpulan

Susu rendah laktosa adalah alternatif yang baik bagi orang-orang yang mengalami intoleransi laktosa, karena tetap memberikan manfaat nutrisi susu tanpa menyebabkan gejala-gejala intoleransi. Susu ini merupakan sumber kalsium yang penting untuk kesehatan tulang, sumber protein berkualitas, dan juga mengandung berbagai nutrisi esensial lainnya. Meskipun demikian, selalu penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mengubah pola makan, terutama bagi orang-orang dengan kondisi kesehatan khusus.

Editor: Agnia Qurota Ayun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X