Jatuh Sakit, Akhirnya Meninggal Dunia
Secara terpisah, Afik yang merupakan seorang relawan sekaligus warga setempat, membenarkan informasi duka tersebut.
Afik menyebut, MC merupakan salah satu anak yang bertahan bersama keluarganya di tengah keterbatasan fasilitas pengungsian.
Baca Juga: Purana Home dan Vicenza Menggelar Workshop Membuat Hampers Cantik untuk Hari Istimewa
Terlebih, minimnya persediaan selimut membuat sebagian besar warga Desa Marapokot harus bertahan di tengah dinginnya malam.
Selama berada di sana, kondisi kesehatan korban terus menurun.
Sebelum meninggal dunia, MC sempat dilarikan ke RS Aeramo, kemudian dirujuk ke RS Bajawa akibat demam tinggi.
"Anak ini jatuh sakit, sempat dirawat tapi akhirnya meninggal dunia," ungkap Afik dalam keterangannya, pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Posko Pengungsian yang Serba Terbatas
Dalam kesempatan berbeda, Jack yang merupakan salah satu anggota keluarga korban, menilai demam tersebut menyebabkan tubuh MC sempat kaku dan mengalami kejang.
"Anak ini sebelumnya sehat dan sangat segar. Ia sakit karena terpapar dingin di pengungsian. Itulah yang membuat saya sangat terpukul," ungkap Jack dalam penuturannya, pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Atas hal itu, Jack mendesak otoritas berwenang agar segera bertindak untuk menangani kondisi para pengungsi yang saat ini masih bertahan tanpa fasilitas yang memadai.
"Kami mohon bantuan segera. Ini situasi yang serius. Korban meninggal baru berusia dua tahun," jelas Jack.
"Ia jatuh sakit hanya karena kondisi keterbatasan di atas bukit, tanpa kelambu dan tanpa tenda. Sebagai keluarga, saya berbicara dengan duka yang mendalam atas kepergian keponakan saya ini," tandasnya.*
Artikel Terkait
Bermain untuk Kesehatan Mental Anak: Refleksi Kecil dari Seorang Ibu Pada Hari Anak Nasional
Dukung Pemenuhan Nutrisi Anak Menuju Generasi Emas 2045, Vidoran Hadirkan Program Dunia S.M.A.R.T vidoran STAR Moment Buy & Win
Liburan Bersama Anak Makin Seru, Chupa Chups Hadirkan Pengalaman Bermain Interaktif di Dufan
Plot Twist Kasus Kematian Anak Disabilitas di Merauke: sang Ayah Sempat Dipuji Tabah, Kini Terancam 15 Tahun Bui
Usai Peristiwa Gigit Anak di Bandung, Polisi Ungkap Anjing Pitbull Langsung Dikarantina: Pastikan Tidak di Permukiman Warga Lagi