Liburan Seru dengan Mata Sehat! Saatnya Periksa Mata Anak Sebelum Terlambat

Photo Author
Saeful Imam, Smart Parent
- Sabtu, 28 Juni 2025 | 11:18 WIB
Biar liburan nyaman, yuk periksa mata anak  (boom/pexels)
Biar liburan nyaman, yuk periksa mata anak (boom/pexels)

SMARTPARENT.ID - Liburan sekolah adalah momen yang dinanti banyak keluarga.

Di tengah rencana jalan-jalan, bermain, atau mengisi waktu dengan kegiatan menyenangkan, ada satu hal penting yang sering terlewat, yakni memeriksakan kesehatan mata anak.

Di Indonesia, jumlah anak usia sekolah yang mengalami rabun jauh atau  miopia (mata minus) terus mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang pernah dilakukan di enam Sekolah swasta di wilayah Jabodetabek, tercatat bahwa sekitar 40% dari 1.318 siswa yang diperiksa terindikasi mengalami miopia¹.

Baca Juga: Cara Menjelaskan pada Anak tentang Tahun Baru Islam

Sayangnya, masih banyak kasus tidak terdeteksi karena anak-anak sering kali tidak menyadari adanya gangguan penglihatan atau belum mampu mengungkapkannya dengan jelas.

“Anak-anak sering tidak mengeluh karena mereka pikir cara mereka melihat adalah hal yang normal.

Padahal, gangguan penglihatan dapat memengaruhi proses belajar, bahkan menurunkan kepercayaan diri.

Disinilah pentingnya peran orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak dan segera memeriksakan matanya.” ujar dr. Florence M. Manurung, SpM(K), Dokter Spesialis Mata Anak di Jakarta.

“Sebagai dokter mata anak, saya sering menemui pasien yang datang saat minusnya sudah cukup tinggi karena terlambat terdeteksi. Padahal, jika dilakukan pemeriksaan secara rutin, kita bisa mencegah pertambahan minus yang lebih cepat sejak dini,” tambahnya.

Baca Juga: Permainan Edukatif untuk Anak Usia 3 Tahun: Belajar Sambil Bermain, Seru dan Bermanfaat!

Melihat jarak dekat, menyipitkan mata, atau duduk terlalu dekat dengan layar bisa menjadi tanda-tanda awal yang perlu diwaspadai oleh orang tua. Pemeriksaan mata secara rutin adalah langkah penting untuk deteksi dan penanganan dini.

“Kalau anak mulai menunjukkan tanda-tanda seperti ini, jangan ditunda. Periksa matanya sesegera mungkin,” ujar Bu Novy Anwar, ibu dari anak dengan miopia yang kini menggunakan lensa terapi MiYOSMART.

“Memang tidak semua anak nyaman memakai kacamata, tapi demi tumbuh kembang dan masa depan mereka, ini sangat penting,” tambahnya.

Baca Juga: Champ Resto Indonesia Luncurkan CRI Super App, Hadirkan Pengalaman Kuliner Digital Tanpa Batas

Halaman:

Editor: Saeful Imam

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X