• Konsep edukasi harus melibatkan narasi yang bersahabat dalam membicarakan parenting dengan ibu
• Temuan rendahnya cakupan konselor/psikolog mendesak agar pemerintah dan organisasi profesi/penyedia provider konseling parenting agar meningkatkan akses, minimal ada pelatihan khusus parenting pada kader posyandu dan segera mempercepat komitmen 1 psikolog-1 puskesmas
Baca Juga: Mengenal Perkembangan Fisik Anak Usia 4-5 Tahun
• Temuan bahwa dukungan rekan kerja justru sangat protektif terhadap mom- shaming, maka perlu dilakukan replikasi pendekatan yang sudah diterapkan di tempat kerja/Perusahaan, seperti anti-bully, lingkungan kerja suportif, juga diimplementasikan di komunitas
• Penting adanya perluasan peer-support system yang memadai terutama untuk populasi Ibu Rumah Tangga, terutama model konseling parenting di Masyarakat
• Kampanye besar-besaran dan masif tentang redefines Mom-Shaming dan Gerakan Anti Mom-Shaming di Indonesia
Baca Juga: Fakta Mengejutkan Mom-Shaming di Indonesia, 65% Korban Merasa Malu dan Menarik Diri dari Lingkungan