Artinya hipótesis selama ini bahwa media social sebagai kontributor mom shaming ternyata tidak sepenuhnya tepat.
Karena justru studi ini menemukan keluarga lah yang menjadi aktor utama mom shaming, ungkap dr Ray yang profil lengkapnya bisa disimak di laman https://id.wikipedia.org/wiki/Ray_Wagiu_Basrowi
Baca Juga: Kurangi Konsumsi Gula dan Garam, Ini Efek Bila Berlebihan