Memang ada penelitian jangka pendek yang menunjukkan kalori cair lebih sedikit dikompensasi dibanding kalori padat. Tapi untuk jangka panjang, hasilnya belum jelas. Bahkan, dari sedikit studi jangka panjang yang ada, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara konsumsi kalori dalam bentuk cair dan padat terhadap berat badan.
Jadi, kalau dirangkum dengan sederhana, yang sudah cukup jelas adalah: tambahan kalori dari minuman manis memang bisa membuat berat badan naik. Tapi kenaikannya tidak sebesar yang sering dibayangkan, karena tubuh melakukan penyesuaian, meski tidak sempurna.
Yang masih jadi pertanyaan besar adalah apakah dalam jangka panjang tubuh memperlakukan kalori cair dan padat secara berbeda. Sampai sekarang, jawabannya belum benar-benar pasti. Dan justru di situlah menariknya, karena masih banyak ruang untuk penelitian lebih lanjut.
Referensi: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4973863/
Ilustrasi: Freepik.com