Minuman Manis, Kalori Tersembunyi, dan Berat Badan: Apa Kata Riset Terbaru

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Sabtu, 18 April 2026 | 23:07 WIB
Aturan Label Nutri Level pada makanan dan minuman kemasan mulai banyak dibicarakan. Label ini dibuat sederhana supaya orang bisa langsung melihat kadar gula, garam, dan lemak dalam sebuah produk. (freepik.com)
Aturan Label Nutri Level pada makanan dan minuman kemasan mulai banyak dibicarakan. Label ini dibuat sederhana supaya orang bisa langsung melihat kadar gula, garam, dan lemak dalam sebuah produk. (freepik.com)

Memang ada penelitian jangka pendek yang menunjukkan kalori cair lebih sedikit dikompensasi dibanding kalori padat. Tapi untuk jangka panjang, hasilnya belum jelas. Bahkan, dari sedikit studi jangka panjang yang ada, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara konsumsi kalori dalam bentuk cair dan padat terhadap berat badan.

Jadi, kalau dirangkum dengan sederhana, yang sudah cukup jelas adalah: tambahan kalori dari minuman manis memang bisa membuat berat badan naik. Tapi kenaikannya tidak sebesar yang sering dibayangkan, karena tubuh melakukan penyesuaian, meski tidak sempurna.

Yang masih jadi pertanyaan besar adalah apakah dalam jangka panjang tubuh memperlakukan kalori cair dan padat secara berbeda. Sampai sekarang, jawabannya belum benar-benar pasti. Dan justru di situlah menariknya, karena masih banyak ruang untuk penelitian lebih lanjut.

Referensi: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4973863/

Ilustrasi: Freepik.com

 

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X