Alasan saya memilih obat batuk seperti itu karena kemasan per dosis yang pas, mudah dibawa dan mudah didapatkan di mana saja,” ungkap Dustin yang kini khawatir batuk akan jadi gangguan pada prosesi akad nikahnya yang sudah semakin dekat.
Menanggapi pilihan Dustin untuk meredakan gejala batuk dengan obat OTC, dr. Elizabeth Angelina, dokter medis PT Bintang Toedjoe mengajak agar masyarakat bijak memilih obat batuk OTC yang mengandung bahan-bahan yang bisa meredakan batuk dengan efektif.
“Pilih obat batuk OTC dengan kandungan yang dapat meredakan batuk berdahak, batuk akibat alergi, maupun batuk kering, supaya penggunaan obat lebih efektif.
Baca Juga: Rayakan Hari Lansia, Timezone Indonesia Ajak Keluarga Ciptakan Momen Bahagia
Karena itu perhatian apakah obat batuk OTC yang Anda pilih mengandung Guaifenesin, yang bisa meredakan batuk berdahak, chlorpheniramine maleate sebagai antihistamin untuk batuk alergi, dan dekstrometorfan untuk mengatasi batuk kering.
Obat OTC bisa didapat tanpa resep dokter, tetapi jangan lalai untuk mengonsumsinya dengan dosis yang dianjurkan yakni 1 sampai 2 sachet saja, ketika batuk menyerang,” kata dr. Elizabeth Angelina.
Artikel Terkait
Ini, 7 Langkah Awal Jika Anak Terkena Batuk dan Pilek
Waspadai Batuk pada Anak, Begini Gejala yang Perlu Dipahami
Kenali Batuk pada Anak, Begini Pengobatan yang Tepat
Pentingnya Mengenali Jenis Batuk dan Penanganannya
Tempo Scan Hadirkan Inovasi Terbaru bodrexin Flu & Batuk PE Dry Syrup
Dari Batuk Sepele ke Batuk Serius, Bagaimana Mengatasinya dengan Tepat