Masalah Kulit Kering, Begini Cara Mengatasinya

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Minggu, 21 Juli 2024 | 04:39 WIB
Masalah kulit kering sering terjadi. Pastikan mengatasi masalah kulit kering dengan tepat. (Juan Pablo Serrano/Pexels)
Masalah kulit kering sering terjadi. Pastikan mengatasi masalah kulit kering dengan tepat. (Juan Pablo Serrano/Pexels)

 

 

SMARTPARENT.ID - Kulit kering membuat kulit terlihat dan terasa kasar, gatal, bersisik atau bersisik. Lokasi terbentuknya bercak kering ini berbeda-beda pada setiap orang. Ini adalah kondisi umum yang mempengaruhi orang-orang dari segala usia.

Kulit kering, juga dikenal sebagai xerosis atau xeroderma, disebabkan oleh banyak hal, antara lain cuaca dingin atau kering, kerusakan akibat sinar matahari, penggunaan sabun yang keras, dan mandi berlebihan.

Anda dapat melakukan banyak hal sendiri untuk memperbaiki kulit kering, termasuk melembabkan dan mempraktikkan perlindungan terhadap sinar matahari sepanjang tahun. Cobalah berbagai produk dan rutinitas perawatan kulit untuk menemukan pendekatan yang cocok untuk Anda.

Gejala

Kulit kering seringkali bersifat sementara atau musiman – Anda mungkin hanya mengalaminya di musim dingin, misalnya – atau Anda mungkin perlu merawatnya dalam jangka panjang. Tanda dan gejala kulit kering mungkin berbeda-beda berdasarkan usia, status kesehatan, warna kulit, lingkungan tempat tinggal, dan paparan sinar matahari. Mereka termasuk:

  • Perasaan sesak pada kulit
  • Kulit yang terasa dan terlihat kasar
  • Gatal (pruritus)
  • Pengelupasan kulit ringan hingga parah, yang menyebabkan kulit tampak pucat dan kering, berwarna coklat dan hitam
  • Bersisik atau mengelupas ringan hingga parah
  • Retak-retak "dasar sungai kering" terlihat di bagian kaki
  • Garis-garis halus atau retak
  • Kulit yang berkisar dari kemerahan pada kulit putih hingga keabu-abuan pada kulit coklat dan hitam
  • Retakan dalam yang mungkin berdarah

Baca Juga: Faktor Risiko Anak Mengalami Sindrom Down, Apa Saja?  

Kapan harus ke dokter

Sebagian besar kasus kulit kering merespons perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan dengan baik. Anda mungkin memerlukan bantuan dari dokter perawatan primer atau dokter spesialis penyakit kulit (dokter kulit) jika:

  • Anda telah mencoba langkah perawatan mandiri namun tanda dan gejalanya tetap ada
  • Kulit Anda menjadi meradang atau nyeri
  • Anda mengalami kulit kering dan tebal sebagai efek samping pengobatan kanker
  • Kondisi Anda membuat Anda sangat tidak nyaman sehingga Anda kurang tidur atau terganggu dari rutinitas sehari-hari
  • Anda mengalami luka terbuka atau infeksi akibat garukan
  • Anda mempunyai area kulit yang luas dan bersisik atau mengelupas

 

Penyebab

Kulit kering disebabkan hilangnya air dari lapisan luar kulit. Hal ini mungkin disebabkan oleh:

  • Panas. Pemanas sentral, kompor berbahan bakar kayu, pemanas ruangan, dan perapian semuanya mengurangi kelembapan.
  • Lingkungan. Tinggal di kondisi dingin, berangin, atau iklim dengan kelembapan rendah.
  • Terlalu banyak mandi atau menggosok. Mandi air panas dalam waktu lama atau terlalu sering menggosok kulit dapat mengeringkan kulit. Mandi lebih dari sekali sehari juga dapat menghilangkan minyak alami dari kulit Anda.

Baca Juga: Mengenal Sindrom Down pada Anak, Bagaimana Gejalanya?

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Sumber: Mayo Clinic

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

Terpopuler

X