Alexander Agung diperkirakan menggunakannya untuk menyembuhkan luka perang tentaranya dan dia membawa gerobak berisi tanaman gaharu dalam kampanyenya.
Baca Juga: Cegah Risiko Penyakit Jantung, Begini Caranya
Analisis modern terhadap lidah buaya menunjukkan serangkaian efek terapeutik potensial termasuk anti-mikroba, anti-virus, anti-oksidan, anti-inflamasi, perlindungan kulit, dan penyembuhan luka.
Terdapat lebih dari 75 bahan aktif dalam gel dan efeknya mungkin merupakan sinergi dari berbagai komponen, bukan bahan kimia individual. Lidah buaya mungkin memberikan efeknya pada kulit melalui tindakan antioksidan dan anti-inflamasi.
Meski potensi manfaatnya banyak, namun penggunaan lidah buaya dalam pengobatan konvensional belum diketahui secara menyeluruh.***