Namun untuk mendapatkan jumlah yang optimal, suplemen sering dianggap lebih praktis. “Jika Anda mengonsumsi silika dalam bentuk kapsul, 180 hingga 360 miligram per hari adalah dosis yang baik untuk memulai,” kata Sharkar.
Somenek juga sependapat, “Sebagian besar suplemen mengandung antara 150 mg dan 300 mg dan merekomendasikan satu kapsul sehari, jadi saya akan menggunakan kisaran itu sebagai dosis awal.” Ia juga mengingatkan untuk memilih produk yang bersih dari bahan tambahan yang tidak perlu.
Selain itu, silika juga punya peran penting dalam menjaga hidrasi kulit. “Suplemen silika juga meningkatkan hidrasi kulit karena silika mengikat dan merangsang molekul pengikat air yang disebut glikosaminoglikan,” jelas Somenek. “Molekul-molekul ini dapat menahan air hampir seribu kali beratnya, sehingga membantu memberikan kelembapan pada kulit.”
Meski begitu, tetap ada satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan. Konsultasi dengan dokter tetap jadi langkah yang bijak sebelum mulai rutin mengonsumsi suplemen apa pun. “Meskipun beberapa suplemen telah terbukti membantu kulit (seperti vitamin A, niasinamida, dll.), secara umum, saya sangat menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai mengonsumsi suplemen ini,” kata Sarkar. Ia juga menegaskan bahwa suplemen silika sebaiknya dikonsumsi di bawah pengawasan dokter.
Jadi, apakah silika benar-benar bisa menggantikan kolagen? Jawabannya tidak sepenuhnya. Silika bukan pengganti, tapi lebih seperti pendukung yang membantu kolagen bekerja lebih optimal. Kalau dipakai dengan tepat, hasilnya memang bisa terlihat, tapi tetap perlu dibarengi dengan pola hidup sehat dan perawatan yang konsisten.
Referensi: