SMARTPARENT.ID ”Jangan digendong terus nanti bau tangan, letakkan saja di boks bayi!” seru seorang ibu kala menjenguk temannya yang baru saja melahirkan. Si teman tidak langsung menerima permintaan itu, ia malah berkilah, “bayi baru lahir itu boleh sering digendong!” Ia pun terus menggendong bayinya. “Kata dokter, dapat membuat bayi merasa nyaman sehingga ia tidak mudah rewel.”
Benar, menggendong bayi sangat disarankan. Selain dapat membuatnya lebih tenang juga akan membuat bayi lekat dengan kita. Betapa tidak, ketika berada di dalam kain gendongan ia akan ikut di setiap aktivitas yang kita lakukan. Mulai dari menyapu, membaca buku, pergi ke pasar, menonton teve, dan seterusnya. Tak hanya lekat, bayi pun seakan menyatu dengan kita. Hal inilah yang akan memunculkan beragam manfaat buat pertumbuhan bayi.
Baca Juga: Strategi Membantu Anak Agar Lebih Fokus Saat Belajar di Sekolah
7 MANFAAT MENGGENDONG BAYI
Jadi, tak boleh malas menggendong bayi. Ketakutan akan ketidakmampuan menggendong pun harus dihilangkan mengingat manfaatnya yang begitu banyak. Berikut adalah beberapa manfaat yang bida didapat bayi lewat menggendong.
1. Dapat Menenangkan Bayi
Pada 1986, tim dokter di Montreal, Kanada, melakukan penelitian pada 99 pasang ibu-bayi. Sebagian ibu diminta untuk menggendong setidaknya 3 jam lebih lama apakah bayinya sedang rewel atau tidak. Hasilnya, 43 % bayi yang digendong lebih lama menjadi sedikit menangis dan rewel dibandingkan bayi yang lebih sebentar digendong.
2. Mengajarkan Bayi Bergembira
Saat digendong, bayi merasa dekat dengan ibu/ayahnya, ia bisa merasakan detak jantung orangtuanya, tarikan nafas, langkah kaki, gerakan, belaian, pelukan, tatapan, ciuman, dan lainnya. Selain itu, sanggahan tangan atau kain gendongan tak membuatnya bingung, posisi apa yang harus ia lakukan. Hal ini mengingatkannya pada saat ia masih berada di dalam kandungan. Dengan kondisi nyaman ini tak membuat bayi menjadi rewel sehingga ia bisa lebih mudah bergembira. Sementara pada bayi yang jarang digendong umumnya mudah sekali rewel.
Baca Juga: Tips Agar Anak Semangat Pergi ke Sekolah Setiap Hari
3. Mengajarkan Bayi tentang Dunia
Saat digendong bayi akan mengikuti segala aktivitas yang ibu/ayah lakukan sehingga banyak hal baru yang ia dapatkan. Ketika bercermin, mencuci piring, bermain di halaman, membereskan pakaian, menyapu, membereskan tempat tidur, bahkan pergi ke pusat perbelanjaan. Bayi pun bisa melihat ekspresi wajah orangtuanya, diajak berbicara, diajarkan tersenyum, bercanda, dan lainnya. Ia juga bisa melihat dan mendengar apa yang dilihat orangtuanya. Hal inilah yang telah memberikan pelajaran kepada bayi tentang dunia.
4. Mengembangkan Kemampuan Bicara
Saat berada di dalam gendongan, dimana bayi sudah bisa didudukkan, biasanya ia akan melihat interaksi komunikasi orang-orang di sekelilingnya. Ia akan menyimak suara yang ia dengar dan memperhatikan ekspresi yang ia lihat dan direkam di dalam otaknya. Tak hanya itu, bayi pun mulai bisa membedakan pola-pola intonasi yang berkaitan dengan kegembiraan, kesedihan, frustasi, dan sebagainya. Hal ini akan menjadi stimulus untuk mengembangkan kemampuan bicara bayi.