Kulit keriput:
Kulit bayi yang dehidrasi mungkin terlihat keriput atau kurang elastis, terutama di area yang biasanya lembut dan montok, karena kekurangan cairan dalam jaringan kulit.
Tanda-tanda Dehidrasi pada Balita
Baca Juga: Cara Pilih Permainan Edukatif Sesuai Minat dan Hobi Anak
-
Lelah atau rewel:
Seperti pada bayi, balita yang dehidrasi mungkin tampak lebih lelah atau menjadi lebih mudah marah dan rewel, sebagai tanda bahwa tubuh mereka tidak memiliki cukup cairan untuk berfungsi dengan baik.
-
Popok kering selama 6 jam atau lebih:
Kurangnya buang air kecil atau popok yang tetap kering selama lebih dari 6 jam adalah tanda kuat dehidrasi pada balita, karena tubuh mereka menahan cairan untuk menjaga fungsi vital.
-
Mata cekung:
Mata yang cekung pada balita, sama seperti pada bayi, adalah tanda dehidrasi karena jaringan di sekitar mata kehilangan cairan.
Baca Juga: Cacar Monyet Jadi Ancaman Global, Waspadai Risiko Tinggi untuk Anak dan Kelompok Rentan
-
Menangis dengan sedikit atau tanpa air mata:
Balita yang mengalami dehidrasi mungkin menangis tanpa air mata, yang menunjukkan tubuh mereka kekurangan cairan untuk menghasilkan air mata.
-
Mulut kering:
Mulut yang kering dan lengket tanpa air liur yang cukup adalah tanda umum dehidrasi pada balita.