Mereka mungkin juga berbeda pada bayi baru lahir, bayi, dan balita.
Dehidrasi pada bayi dan balita adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis segera.
Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai tanda-tanda umum dehidrasi pada bayi baru lahir dan balita:
-
Tanda-tanda Dehidrasi pada Bayi Baru Lahir
- Titik lunak cekung di bagian atas kepala (fontanel cekung):
- Pada bayi baru lahir, ada area lembut di bagian atas kepala yang disebut fontanel. Jika bagian ini terlihat cekung atau lebih dalam dari biasanya, itu bisa menjadi tanda dehidrasi, karena tubuh kekurangan cairan yang memadai untuk menjaga tekanan normal di dalam kepala.
-
Tidur terlalu banyak (lebih dari biasanya bahkan untuk bayi!):
Bayi yang mengalami dehidrasi mungkin tampak lebih lesu dan tidur lebih banyak dari biasanya. Dehidrasi mengurangi energi bayi, membuat mereka lebih cenderung untuk tidur atau menjadi tidak responsif.
-
Mata cekung:
Mata yang terlihat cekung atau lebih dalam dari biasanya bisa menunjukkan kurangnya cairan dalam tubuh, yang menyebabkan jaringan di sekitar mata menyusut.
-
Menangis dengan sedikit atau tanpa air mata:
Bayi yang dehidrasi sering menangis tanpa mengeluarkan air mata, karena tubuh mereka tidak memiliki cukup cairan untuk memproduksi air mata.
Baca Juga: Cacar Monyet Jadi Ancaman Global, Waspadai Risiko Tinggi untuk Anak dan Kelompok Rentan
-
Kerewelan:
Bayi yang mengalami dehidrasi mungkin menjadi lebih rewel atau gelisah daripada biasanya, sebagai respons terhadap ketidaknyamanan yang dirasakan karena kekurangan cairan.
-
Tangan dan kaki dingin atau berubah warna:
Kurangnya cairan dalam tubuh dapat menyebabkan sirkulasi darah menurun, yang bisa membuat tangan dan kaki bayi terasa dingin atau tampak lebih pucat atau kebiruan.