Gangguan Fungsi Ginjal
Dehidrasi dapat membuat ginjal bayi bekerja lebih keras untuk memproses sisa-sisa metabolisme.
Jika kondisi ini berlangsung lama, fungsi ginjal dapat terganggu.
Syok
Dehidrasi yang parah dapat menyebabkan syok, yaitu kondisi di mana tubuh tidak mendapatkan cukup darah dan oksigen.
Syok merupakan kondisi darurat medis yang dapat mengancam jiwa.
Baca Juga: Cacar Monyet Jadi Ancaman Global, Waspadai Risiko Tinggi untuk Anak dan Kelompok Rentan
Demam Tinggi
Dehidrasi seringkali disertai dengan demam tinggi. Demam yang tidak terkontrol dapat memicu kejang demam pada bayi.
Kerusakan Otak
Kekurangan cairan yang parah dapat menyebabkan kerusakan otak, terutama pada bayi. Hal ini dapat berdampak pada perkembangan otak bayi di masa depan.
Gangguan Elektrolit
Dehidrasi dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh bayi. Elektrolit seperti natrium dan kalium sangat penting untuk fungsi tubuh yang normal.
Baca Juga: Mengenal Terminasi Kehamilan, Ini Bedanya dengan Aborsi