Tanpa vitamin D yang cukup, meskipun asupan kalsium tinggi, tubuh tidak akan dapat memanfaatkan kalsium secara efektif.
Mendukung Pertumbuhan Tulang: Dengan memastikan penyerapan kalsium yang optimal, vitamin D berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan tulang yang sehat.
Kesehatan Imun: Selain perannya dalam kesehatan tulang, vitamin D juga berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh, yang penting bagi bayi yang sedang berkembang.
Baca Juga: Beda dengan Bayi Normal, ini Nutrisi Penting yang Harus Dikonsumsi Bayi Prematur
3. Sumber Kalsium dan Vitamin D
Berikut adalah beberapa sumber makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D untuk bayi:
Sumber Kalsium:
Susu dan Produk Olahannya: Susu, yogurt, dan keju adalah sumber kalsium yang sangat baik. Untuk bayi yang sudah mulai MPASI, yogurt tanpa gula dapat menjadi pilihan yang baik.
Sayuran Hijau: Sayuran seperti brokoli, kangkung, dan bok choy juga mengandung kalsium. Pastikan sayuran dimasak hingga lembut sebelum diberikan kepada bayi.
Kacang-kacangan: Kacang almond dan tahini (pasta biji wijen) juga mengandung kalsium yang baik.
Sereal yang Diperkaya: Beberapa sereal bayi diperkaya dengan kalsium, menjadikannya pilihan yang baik untuk asupan harian.
Sumber Vitamin D:
Sinar Matahari: Sumber utama vitamin D adalah sinar matahari.
Baca Juga: Yuk Deteksi Alergi Makanan pada Bayi, Perhatikan Gejala dan Penanganan
Paparan sinar matahari pagi selama 10-15 menit setiap hari dapat membantu bayi memproduksi vitamin D secara alami.
Ikan Berlemak: Ikan seperti salmon dan tuna adalah sumber vitamin D yang baik. Namun, ikan harus disiapkan dengan aman untuk bayi.