Posisi menyusui yang kurang tepat juga bisa menjadi penyebab bayi gumoh.
Baca Juga: Mengenal Fobia, Jenis, Gejala dan Dampaknya
Posisi yang tidak nyaman atau salah dapat menyebabkan udara tertelan bersama susu, yang kemudian mendorong cairan keluar saat bayi bersendawa atau bergerak.
4. Refluks Gastroesofageal
Refluks gastroesofageal adalah kondisi di mana isi lambung kembali naik ke kerongkongan.
Ini adalah penyebab umum gumoh pada bayi dan sering kali tidak berbahaya.
Baca Juga: Kenali Penyebab Gangguan Kecemasan dan Pengobatannya
Namun, jika disertai dengan gejala lain seperti berat badan yang tidak naik atau bayi terlihat sangat tidak nyaman, perlu dikonsultasikan dengan dokter.
5. Alergi atau Intoleransi Makanan
Beberapa bayi mungkin memiliki alergi atau intoleransi terhadap protein dalam susu sapi atau komponen lain dalam makanan mereka.
Hal ini dapat menyebabkan iritasi pada lambung dan meningkatkan risiko gumoh.
Baca Juga: Hari Pertama Anak masuk Sekolah Taman Kanak-Kanak, Sudah Siapkah?
6. Udara yang Tertelan
Saat bayi menyusu dengan cepat atau menggunakan dot yang lubangnya terlalu besar, mereka bisa menelan banyak udara.
Udara yang tertelan ini dapat menyebabkan perut bayi terasa penuh dan mendorong makanan keluar.