SMARTPARENT.ID - Anak-anak sering terluka karena beberapa alasan yang berkaitan dengan perkembangan fisik dan perilaku mereka.
Berikut beberapa faktornya:
1. Tingkat Aktivitas yang Tinggi
Anak-anak cenderung sangat aktif dan suka berlarian, melompat, dan memanjat.
Baca Juga: Sukrosa Bisa Hilangkan Sakit pada Bayi? Begini Penjelasannya
Aktivitas fisik yang tinggi ini meningkatkan risiko jatuh dan cedera.
Menurut Live Science, jatuh adalah penyebab paling umum dari cedera non-fatal di kalangan anak-anak, terutama ketika mereka bermain di taman bermain, kolam renang, trampolin, dan saat bersepeda.
Baca Juga: Gula Pengaruhi Fungsi Otak, Benarkah? Begini Faktanya
2. Perkembangan Fisik
Anak-anak masih dalam tahap perkembangan, sehingga otot dan tulang mereka mungkin belum cukup kuat untuk menahan tekanan fisik dari aktivitas tertentu.
Misalnya, anak-anak antara usia 5 dan 11 tahun memiliki otot yang lebih lemah dan kemampuan konsentrasi yang lebih rendah, yang meningkatkan risiko cedera saat bermain atau berolahraga.
Baca Juga: Bila Bayi Tak Toleran Susu Formula, Begini Tandanya
3. Lingkungan yang Kurang Aman
Anak-anak sering bermain di lingkungan yang bisa memiliki potensi bahaya, seperti tangga, peralatan bermain, dan permukaan keras.