buah-hati

Hidrosefalus pada Bayi, Kenali Gejala dan Penanganannya  

Kamis, 27 Juni 2024 | 08:00 WIB
Hidrosefalus pada bayi harus diwaspadai dan ditangani dengan tepat (Lisa Fotios/Pexels)

 Baca Juga: Demam Berdarah Dengue, Begini Gejala dan Pengobatannya

USG. Tes ini sering kali merupakan tes pertama pada bayi karena prosedurnya sederhana dan berisiko rendah. Alat USG diletakkan di atas titik lunak di bagian atas kepala bayi. USG juga mungkin menemukan hidrosefalus sebelum kelahiran selama pemeriksaan prenatal rutin.

MRI. Tes ini menggunakan gelombang radio dan medan magnet untuk menghasilkan gambar otak secara detail. Tes ini tidak menimbulkan rasa sakit, namun berisik dan memerlukan berbaring diam.

 

Pemindaian MRI dapat menunjukkan pembesaran ventrikel yang disebabkan oleh kelebihan cairan serebrospinal. MRI juga dapat digunakan untuk menemukan penyebab hidrosefalus atau kondisi lain yang berkontribusi terhadap gejala.

 

Anak-anak mungkin memerlukan obat untuk membantu mereka merasa tenang, yang dikenal sebagai obat penenang ringan, untuk beberapa pemindaian MRI. Namun, beberapa rumah sakit menggunakan MRI versi cepat yang biasanya tidak memerlukan obat penenang.

 

CT scan. Teknologi sinar-X khusus ini menghasilkan gambaran penampang otak. Pemindaian tidak menimbulkan rasa sakit dan cepat. Namun tes ini juga mengharuskan anak berbaring diam, sehingga anak biasanya menerima obat penenang ringan.

Baca Juga: Karbohidrat Sebabkan Glukosa Gula Darah Naik? Begini Faktanya  

 

CT scan menunjukkan lebih sedikit detail dibandingkan scan MRI. Dan teknologi CT menyebabkan paparan radiasi dalam jumlah kecil. CT scan untuk hidrosefalus biasanya hanya digunakan untuk pemeriksaan darurat.***

 

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB