buah-hati

Bayi Lebih Sehat Lewat Pijat Akupressure

Rabu, 26 Juni 2024 | 21:55 WIB
Pijat Bayi Akupressure ( Khoa Pham on Unsplash)

Dokter yang memahami akupressure pun biasanya akan melakukan observasi apakah penyakit pada bayi bisa dengan akupressure saja atau harus ada pengobatan lain. Soalnya, umumnya, akupressure memang untuk penyakit-penyakit ringan dan tidak membahayakan tubuh. Kalau penyakit berat, seperti kejang demam, paru, asma, biasanya akupressure tidak dianjurkan karena butuh penanganan yang lebih kompleks.

Yang perlu diperhatikan saat akan melakukan akupressure, adalah sebagai berikut :

  • Akupressure baru boleh dilakukan pada bayi berusia setelah 3-4 bulan. Akupressure tidak boleh dilakukan pada bayi baru lahir karena kulitnya masih sangat tipis, ubun-ubun kepalanya pun belum menutup.
  • Gunakan minyak pelumas, minyak telon misalnya agar tidak terjadi gesekan dengan keras yang dapat membuat kulit bayi teriritasi.
  • Lakukan pijatan memutar secara perlahan. Pastikan bayi merasa nyaman dengan pijatan kita. Soalnya kalau terlalu kuat akan menimbulkan memar di kulit bayi yang masih tipis. Selain itu, mungkin memarnya akan terus terasa sakitnya.
  • Pemijatan pada orang dewasa bisa sampai 30-40 putaran pijat, namun untuk bayi cukup 10-15 kali.
  • Untuk mendapatkan hasil maksimal, pemijatan terkadang tidak hanya pada satu titik meridian melainkan harus mengombinasikannya dengan titik-titik lain yang pada dasarnya bisa memicu persyarafan di daerah yang sakit untuk cepat sembuh.
  • Bila memang diperlukan, mengatasi kembung misalnya, kita bisa menggunakan obat luar yang bersifat menghangatkan, minyak telon misalnya, agar proses penyembuhan bisa lebih maksimal.
  • Akupressure dapat digunakan untuk meningkatkan stamina tubuh dan memperlancar peredaran darah bayi. Nah, sebaiknya lakukan akupressure setiap hari di rumah, sangat baik bila dilakukan sehabis mandi. Selain lebih sehat hubungan batin antara bayi dengan ibu pun bisa lebih erat.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB