2. Hernia Inguinalis
- Penyebab: Hernia ini terjadi ketika ada kelemahan atau lubang di dinding perut bagian bawah, yang memungkinkan bagian dari usus atau jaringan lain menonjol ke dalam saluran inguinalis.
Hernia inguinalis lebih sering terjadi pada bayi laki-laki dibandingkan dengan bayi perempuan.
- Gejala: Gejalanya termasuk adanya benjolan atau pembengkakan di daerah selangkangan atau skrotum yang mungkin lebih jelas saat bayi menangis atau mengejan.
Baca Juga: Dapat Rp3 Juta Per Tahun, Begini Syarat dan Cara Daftar Bansos PKH Balita
Benjolan ini bisa disertai rasa nyeri atau ketidaknyamanan.
- Penanganan: Hernia inguinalis pada bayi seringkali memerlukan tindakan bedah untuk mencegah komplikasi seperti terjebaknya usus (hernia strangulata), yang bisa mengancam jiwa.
Operasi biasanya dilakukan segera setelah diagnosis untuk mencegah risiko ini.
Penyebab dan Faktor Risiko
Hernia pada bayi umumnya disebabkan oleh kelemahan atau celah pada dinding perut yang merupakan hasil dari perkembangan janin yang tidak sempurna.
Baca Juga: Sampai Usia Berapa Anak Diberikan Vaksin BCG
Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya hernia pada bayi termasuk:
1. Prematuritas
Bayi yang lahir prematur memiliki risiko lebih tinggi karena otot dan jaringan mereka belum sepenuhnya berkembang.
2. Riwayat Keluarga