buah-hati

Bela Dokter Icha, Dokter Konsulen Bagikan Cerita saat Mendiang Berkonsultasi soal Pasien

Minggu, 28 Juni 2026 | 18:00 WIB
Dokter Konsulen sebut dokter Icha sudah sesuai SOP saat merawat pasien gigitan ular. ((Threads/maharani234))

SMARTPARENT.ID - Kasus meninggalnya dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha tengah menjadi sorotan.

Pasalnya, dokter Icha yang ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Perumahan RSS Baumata, Kupang Nusa Tenggara Timur pada Jumat, 26 Juni 2026 itu sempat diduga mengalami depresi atau tekanan psikologis.

Dugaan intimidasi dari anggota DPRD Timor Tengah Utara disebut-sebut sebagai penyebab depresi dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Leona Kefamenanu itu.

Baca Juga: Dokter Icha Meninggal Dunia, Diduga Alami Depresi usai Diintimidasi Anggota DPRD TTU

Intimidasi tersebut diduga berawal dari keluarga pasien gigitan ular yang dirawat oleh dokter Icha protes dan meminta antibisa.

Padahal, menurut keterangan, kasus gigitan ular tersebut tidak memerlukan antibisa dan dokter Icha sudah melakukan tugasnya sesuai dengan SOP.

Penjelasan Dokter Konsulen soal Antibisa Dokter Icha

Melalui unggahan di akun media sosial, dokter Tri Maharani, dokter spesialis toksinologi ular berbisa mengungkapkan bahwa mendiang sudah menjalankan tugas sesuai SOP.

“RIP dokter Icha, Anda sudah menjalankan tugas dengan baik. Kasus gigitan ular itu sudah dikonsulkan pada saya dan tidak membutuhkan antibisa karena fase lokal,” tulis dokter Tri Maharani dalam unggahannya di Threads @maharani234, dikutip pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Baca Juga: Kronologi Karyawan Indomaret Iseng Bakar Kaki Bocah di Ambon, Perilaku yang Dinilai Tak Patut Dicontoh!

“Mohon jangan lagi ada yang mengancam kami para dokter yang sudah melakukan pekerjaan pengabdian terhadap nyawa manusia ini. Selamat jalan, Dok,” tulisnya.

Lebih lanjut, dokter Tri Maharani juga menyebut bahwa dokter Icha sudah melaksanakan setiap tahap yang ia sarankan.

“Saya dikonsuli dan dokter Icha sudah menjalankan semua advise saya dengan benar dan tepat,” tulisnya pada utas lain.

“Kasus ini tidak butuh antibisa karena fase lokal, jadi bukan karena di rumah sakit itu tidak ada antibisa ya, tapi memang tidak membutuhkan antibisa karena fase lokal dan pasien sudah pulang juga dengan fase lokal tidak jadi sistemik,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB