buah-hati

SUN Ajak 300 Kader PKK Kreasikan MPASI Bergizi Lewat Lomba Lahap Makan

Sabtu, 6 Desember 2025 | 04:05 WIB
Alyssa Soebandono sebagai salah satu juri yang mewakili para ibu mengamati salah satu tim finalis Lomba Kreasi Lahap Makan SUN 2025 (SUN )

“Mulai usia 6 bulan, kebutuhan zat besi bayi melonjak hingga sekitar 11 mg per hari, sementara dalam ASI hanya tersedia sekitar 3%-nya, jadi masih kurang 97% lagi yang harus disediakan MPASI.

Adanya gap (celah/kesenjangan) yang besar inilah membuat orang tua harus lebih cermat memilih bahan makanan yang bergizi.

Contohnya seperti bahan utama hari ini yaitu ikan kembung dan lele yang kaya zat gizi, harganya terjangkau, dan mudah didapat, kemudian dikombinasikan dengan MPASI fortifikasi yang tinggi zat besi,” jelasnya.

Baca Juga: Hometown Dairy & VIU Hadirkan Greek Style Yogurt Lewat Watch Party Bersama 200 Penggemar K-Drama

Alyssa Soebandono, figur publik yang juga seorang ibu turut membagikan pengalamannya. “Setiap anak itu berbeda, dan rasa bosan pada makanan pastinya sering terjadi. Karena itu, sebagai orang tua kita perlu pintar-pintar memvariasikan MPASI setiap hari agar anak tetap semangat makan.

Saya sendiri berusaha mengenalkan rasa dengan mengombinasikan bahan-bahan makanan yang ada di rumah, lalu saya padukan dengan SUN yang mudah dikreasikan dan gizinya lengkap, terutama tinggi zat besi yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak-anak kita. Dengan cara ini, saya merasa lebih tenang meski porsi makannya masih kecil. Ketika keduanya dipadukan, hasilnya jadi lebih padat gizi, tetap lezat, dan biasanya lebih mudah diterima anak,” ungkap Alyssa Soebandono

Final Lomba Kreasi Lahap Makan Mempersiapkan Kader Menjadi Duta Lahap Makan

Lomba Kreasi Lahap Makan SUN telah dilangsungkan sejak pertengahan tahun ini dan babak final berlangsung pada hari ini, bertempat di Modena Culinaria Jakarta.

Baca Juga: Hometown Dairy & VIU Hadirkan Greek Style Yogurt Lewat Watch Party Bersama 200 Penggemar K-Drama

Ajang final ini diikuti enam kelompok finalis terpilih dari total 114 kelompok peserta lomba (342 kader). Pada tahap akhir ini, peserta ditantang mengolah dan menyajikan MPASI dalam waktu satu jam untuk tiga kategori usia (6 bulan, 9 bulan, dan 12 bulan ke atas), dengan bahan dasar ikan sebagai mystery ingredient untuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan pangan bergizi.

Salah seorang finalis, Lia Yuliasri David dari Provinsi Jawa Barat, menyampaikan antusiasmenya. “Acara ini luar biasa sekali. Saya sebagai kader merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi, khususnya untuk mendorong para ibu yang memiliki balita, agar dapat mengembangkan kreasi menu MPASI menggunakan SUN dan bahan-bahan yang mudah didapatkan di rumah. Harapannya, supaya anak-anak di wilayah saya bisa semakin baik gizinya.” ujarnya.

Para finalis lomba ini juga ditetapkan sebagai Duta Lahap Makan SUN, yang akan meneruskan edukasi untuk membuat lebih banyak anak lahap makan, terpenuhi gizinya, dan tumbuh optimal.

Para kader ini akan dibekali dengan toolkit edukasi Duta Lahap Makan untuk membantu mereka memberi inspirasi MPASI yang mudah dibuat, terjangkau, dan disukai anak sesuai prinsip 3 Metode Lahap Makan ala SUN.

Baca Juga: Lawan Stunting! PrimaKu Luncurkan Parenthood Institute 2025, Dukung Tumbuh Kembang Anak dengan Akses Belajar Tanpa Batas

"Selama lebih dari 30 tahun, SUN telah dipercaya para ibu di Indonesia dalam menemani langkah awal si Kecil belajar makan. Kepercayaan ini mendorong kami untuk terus berinovasi menghadirkan produk MPASI yang praktis, aman, dan bergizi. Kami juga percaya bahwa bersama para ibu kader, kita dapat membangun kolaborasi yang lebih luas untuk terus mengedukasi para orang tua, sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan cerdas, serta kelak menjadi generasi pemimpin yang siap mewujudkan Indonesia Emas,” tegas Robert Arifin.

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB