Di sinilah pentingnya pendekatan sejak awal, sebelum anak mengalami gangguan penglihatan yang lebih serius.
Karena mencegah jauh lebih mudah daripada mengobati.
Cerita Fattan bukanlah satu-satunya. Di Indonesia, semakin banyak anak mengalami miopi (mata minus) pada usia yang semakin muda.
Baca Juga: Tips Mengatur Jarak Kehamilan Ideal: Rahasia Keluarga Sehat dan Bahagia
Melihat fenomena ini, VIO Optical Clinic menginisiasi kampanye edukatif bertajuk PERMADANI; Periksa Mata dari Dini, yang mengajak para orangtua untuk tidak menunggu anak mengalami gangguan penglihatan terlebih dahulu, tapi mulai melakukan pemeriksaan sejak dini secara rutin.
“Semakin cepat kita mengenali risiko mata minus, semakin besar peluang untuk memperlambat atau bahkan menghentikan progresnya sebelum makin tinggi.
Di usia anak-anak, mata masih berkembang, dan di sinilah intervensi terbaik bisa dilakukan,” ujar dr. Mia Nursalamah, Sp.M, spesialis mata dari VIO Optical Clinic cabang Bandung yang turut hadir dalam acara ini.
Sebagai langkah nyata dari gerakan PERMADANI, VIO Optical Clinic memperkenalkan inovasi terbarunya: MyoCheck Prediction.
Berbeda dari sekadar alat cek mata biasa, MyoCheck Prediction memungkinkan orang tua untuk mengetahui potensi kenaikan minus anak hingga 10 tahun ke depan.
Baca Juga: Batasan Waktu Layar yang Ideal untuk Anak Usia 4–6 Tahun: Jangan Sampai Kebablasan!
Dalam press conference ini, VIO menunjukkan secara langsung bagaimana teknologi ini bekerja.
Melalui analisis data refraksi mata anak, MyoCheck Prediction bisa membantu menentukan jenis penanganan yang paling sesuai, mulai dari terapi Ortho-K, penggunaan kacamata khusus, hingga monitoring rutin.
Inovasi ini diharapkan bisa jadi panduan awal bagi orang tua untuk tidak hanya menunggu kondisi mata anak memburuk, tapi mulai mengambil tindakan sejak dini.
Karena semakin cepat kita tahu risikonya, semakin besar peluang untuk mencegahnya.
Melalui pendekatan vision therapy dan monitoring rutin, terapi Ortho-K terbukti membantu anak-anak menjalani hari tanpa hambatan penglihatan.