SMARTPARENT.ID - Sebagai orang tua, pasti kita ingin melihat si kecil tumbuh sehat dan bahagia. Tapi bagaimana kalau tiba-tiba muncul ruam merah di kulit bayi? Atau ia terus rewel setelah minum susu formula? Nah, bisa jadi itu adalah tanda-tanda bayi mengalami alergi, lho, Bunda. Yuk, kita kenali lebih dalam tentang gejala alergi pada bayi agar bisa ditangani lebih cepat dan tepat!
Apa Itu Alergi pada Bayi?
Alergi pada bayi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh si kecil bereaksi secara berlebihan terhadap zat asing yang sebenarnya tidak berbahaya, seperti makanan, debu, atau susu sapi. Zat pemicu alergi ini disebut alergen.
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), reaksi alergi bisa ringan, tapi juga bisa berat tergantung pada jenis dan jumlah alergen yang terpapar pada tubuh bayi. Oleh karena itu, mengenali tandanya sejak dini sangat penting.
Jenis-Jenis Alergi pada Bayi
Sebelum membahas gejalanya, yuk kenali dulu beberapa jenis alergi yang umum terjadi pada bayi:
- Alergi Makanan
Umumnya disebabkan oleh protein dalam susu sapi, telur, kacang-kacangan, gandum, atau makanan laut. - Alergi Susu Sapi (CMPA – Cow's Milk Protein Allergy)
Ini cukup umum pada bayi yang mengonsumsi susu formula berbahan dasar susu sapi. - Alergi Kulit (Dermatitis Atopik)
Biasanya ditandai dengan ruam kemerahan, kulit kering, dan gatal. - Alergi Pernapasan
Seperti alergi debu, bulu hewan, atau serbuk sari yang menyebabkan bersin, pilek, atau batuk. - Alergi Obat
Reaksi tubuh bayi terhadap obat-obatan tertentu.
Tanda-Tanda Bayi Mengalami Alergi
Berikut adalah beberapa tanda umum bayi mengalami alergi yang perlu Bunda waspadai:
- Ruam atau Biduran di Kulit
Kulit bayi yang alergi sering menunjukkan ruam merah, bentol-bentol kecil, atau biduran. Biasanya terasa gatal dan bisa muncul tiba-tiba setelah kontak dengan alergen.
- Mata Merah dan Berair
Jika mata bayi tampak merah, berair, dan kadang-kadang bengkak, itu bisa jadi reaksi alergi terutama jika terjadi setelah terpapar debu atau hewan peliharaan.
- Hidung Tersumbat atau Pilek Berkepanjangan
Hidung bayi terus meler atau tersumbat, terutama tanpa demam atau infeksi lain, bisa menandakan alergi pernapasan.
- Batuk atau Mengi
Batuk yang tak kunjung reda, terutama disertai suara napas mengi (seperti suara "ngik-ngik"), perlu diwaspadai sebagai gejala alergi.