buah-hati

8 Prinsip Dasar Parenting dalam Islam yang Wajib Diketahui Orang Tua

Jumat, 16 Mei 2025 | 09:53 WIB
Parenting dalam Islam itu bukan hanya soal bagaimana mendidik anak agar sukses dunia, tapi juga agar selamat dan bahagia di akhirat. ( mohammad ramezani/Pexel)

“Didiklah anakmu selama 7 tahun pertama dengan kasih sayang, 7 tahun kedua dengan disiplin, dan 7 tahun ketiga jadikanlah dia sebagai teman.”

Penjabaran tahapan ini:

  • Usia 0–7 tahun: Penuhi dengan cinta dan perhatian. Bermainlah bersama mereka. Ini saatnya anak merasa aman dan dicintai.
  • Usia 7–14 tahun: Tanamkan kedisiplinan. Ajak anak sholat lima waktu, beri tanggung jawab kecil di rumah.
  • Usia 14–21 tahun: Bangun komunikasi dua arah. Dengarkan pendapat mereka, ajak berdiskusi, dan jadikan anak sebagai teman.

Baca Juga: 10 Kegiatan Seru Bersama Anak di Rumah Saat Libur Akhir Pekan

  1. Kasih Sayang adalah Fondasi Segalanya

Jangan salah, Islam sangat menekankan pentingnya kasih sayang dalam mendidik anak. Bahkan Rasulullah SAW dikenal sangat lembut pada anak-anak, mencium dan menggendong cucunya, Hasan dan Husain, di depan para sahabat.

“Barang siapa yang tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayangi.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Wujudkan kasih sayang dengan:

  • Pelukan hangat setiap hari.
  • Mendengarkan cerita anak dengan penuh perhatian.
  • Memberi pujian atas usaha, bukan hanya hasil.
  1. Berdoa untuk Anak adalah Kekuatan Spiritual

Orang tua muslim dianjurkan untuk selalu mendoakan anak. Bahkan Nabi Ibrahim AS dalam Al-Qur’an banyak mengabadikan doanya untuk keturunannya.

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap mendirikan shalat...”
(QS. Ibrahim: 40)

Contoh doa yang bisa dibaca:

  • “Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a’yun.” (QS. Al-Furqan: 74)
    Artinya: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri dan keturunan sebagai penyejuk hati kami.
  1. Memberi Rezeki yang Halal

Prinsip ini kadang luput, tapi sangat penting. Memberikan anak makan dari rezeki yang halal akan membentuk akhlaknya jadi lebih baik. Sebaliknya, makanan haram atau syubhat bisa berdampak buruk pada pertumbuhan jiwa anak.

“Wahai manusia, sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik (halal).”
(HR. Muslim)

Jadi, meskipun cari nafkah itu tidak mudah, pastikan kita menjaga kehalalan sumber penghasilan, ya!

Baca Juga: Wisata Kuliner Bersama Keluarga Saat Akhir Pekan, Isi Waktu Berkualitas

  1. Menjaga Amanah dan Tanggung Jawab

Anak adalah titipan (amanah) dari Allah. Sebagai orang tua, kita punya tanggung jawab besar untuk menjaga dan mengarahkan mereka ke jalan yang benar.

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka...”
(QS. At-Tahrim: 6)

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB