8 Prinsip Dasar Parenting dalam Islam yang Wajib Diketahui Orang Tua

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Jumat, 16 Mei 2025 | 09:53 WIB
Parenting dalam Islam itu bukan hanya soal bagaimana mendidik anak agar sukses dunia, tapi juga agar selamat dan bahagia di akhirat.  ( mohammad ramezani/Pexel)
Parenting dalam Islam itu bukan hanya soal bagaimana mendidik anak agar sukses dunia, tapi juga agar selamat dan bahagia di akhirat. ( mohammad ramezani/Pexel)

SMARTPARENT.ID - Menjadi orang tua adalah anugerah sekaligus amanah besar. Dalam Islam, tanggung jawab mendidik anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tapi juga membentuk kepribadian dan akhlak yang baik. Nah, buat kamu para orang tua muslim, penting banget nih memahami prinsip dasar parenting dalam Islam agar bisa mendidik anak sesuai nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah.

Yuk, kita kupas tuntas prinsip-prinsipnya dalam artikel ini. Dijamin bisa jadi panduan praktis sehari-hari buat para orang tua!

  1. Tauhid sebagai Pondasi Utama

Dalam Islam, pondasi utama segala sesuatu adalah tauhid, termasuk dalam hal parenting. Tauhid mengajarkan bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya. Orang tua wajib mengenalkan Allah kepada anak sejak dini, bahkan sejak anak masih dalam kandungan.

Rasulullah SAW bersabda,
“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci), maka kedua orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Praktiknya gimana?

  • Ajarkan kalimat La ilaha illallah sejak dini.
  • Bacakan doa-doa harian bersama anak.
  • Tanamkan bahwa Allah selalu melihat perbuatan kita.
  1. Teladan Orang Tua adalah Kunci

Anak-anak itu peniru ulung. Mereka akan lebih mudah mencontoh apa yang mereka lihat daripada sekadar mendengarkan nasihat. Dalam Islam, peran orang tua sebagai uswatun hasanah (teladan yang baik) sangat ditekankan.

Kalau orang tua ingin anak rajin sholat, ya harus terlihat sholat tepat waktu juga. Kalau ingin anak jujur, jangan sampai anak memergoki kita bohong walau untuk hal sepele.

“Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?”
(QS. Ash-Shaff: 2-3)

Tips simpel:

  • Biasakan ucapkan “maaf”, “terima kasih”, dan “tolong” supaya anak belajar sopan santun.
  • Jadilah contoh sabar saat marah, terutama di depan anak.

Baca Juga: 10 Persiapan Mental Menyambut Kehadiran Anak Pertama, Perlu Moms Tahu!

  1. Pendidikan Adab Lebih Dahulu daripada Ilmu

Dalam Islam, adab atau akhlak lebih diutamakan daripada ilmu. Tujuannya, agar anak tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga punya karakter mulia.

Imam Malik pernah berkata kepada Imam Syafi’i muda, “Pelajarilah adab sebelum belajar ilmu.” Ini menunjukkan betapa pentingnya mengajarkan tata krama sebelum mengajarkan matematika atau bahasa Inggris.

Contoh adab yang bisa diajarkan sejak kecil:

  • Mengucapkan salam.
  • Meminta izin sebelum masuk kamar orang lain.
  • Menjaga ucapan agar tidak kasar.
  1. Mendidik Sesuai Tahapan Usia

Rasulullah SAW mengajarkan pola asuh yang sesuai perkembangan usia anak. Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib RA:

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB

Terpopuler

X