- Tetapkan Batasan: Atur waktu maksimum penggunaan perangkat elektronik di luar aktivitas belajar, misalnya maksimal 2 jam per hari.
- Pantau Konten: Pastikan anak mengakses konten yang sesuai dengan usia dan mendukung pembelajaran.
- Integrasikan Belajar dengan Kegiatan Sehari-hari
Belajar tidak harus selalu formal. Mengintegrasikan proses belajar ke dalam kegiatan sehari-hari akan membuat anak lebih rileks dalam belajar. Contohnya:
- Memasak: Libatkan anak dalam memasak dengan meminta mereka menghitung bahan atau mengukur bahan makanan.
- Berbelanja: Saat berbelanja, ajak anak untuk membantu membaca daftar atau menghitung total belanja.
- Eksplorasi Alam: Lakukan kegiatan di luar ruangan seperti mengamati alam sekitar untuk belajar sains secara langsung.
SMenyusun aktivitas belajar di rumah memerlukan perencanaan yang matang dan fleksibilitas. Dengan menyediakan jadwal yang konsisten, ruang belajar yang nyaman, serta memanfaatkan metode dan sumber belajar yang bervariasi, orang tua dapat membantu anak tetap produktif dan menikmati proses belajar. Selain itu, mendorong kemandirian dan memberikan dukungan moral akan membuat anak lebih percaya diri dalam mengejar kesuksesan akademik.
Referensi:
- Khan Academy. (n.d.). Diakses dari https://www.khanacademy.org/
- Google for Education. (n.d.). Diakses dari https://edu.google.com/
- Scholastic Learn at Home. (n.d.). Diakses dari https://classroommagazines.scholastic.com/