anak

Hari Aksara Internasional 8 September 2024: Literasi Perdamaian  

Minggu, 8 September 2024 | 13:03 WIB
Hari Aksara Internasional diperingati setiap tanggal 8 September oleh masyarakat di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya literasi dalam memberdayakan individu dan komunitas. ( Lina Kivaka/Pexels)

 

SMARTPARENT.ID - Hari Aksara Internasional diperingati setiap tanggal 8 September oleh masyarakat di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya literasi dalam memberdayakan individu dan komunitas. UNESCO pertama kali mencanangkan peringatan ini pada tahun 1966 sebagai tanggapan atas tingginya tingkat buta huruf di dunia. Tanggal tersebut dipilih untuk mengenang pembukaan Konferensi Dunia tentang Pemberantasan Buta Huruf di Teheran pada tahun 1965.

Sejak saat itu, Hari Aksara Internasional menjadi momentum global untuk menyoroti literasi sebagai hak asasi manusia yang mendasar. Peringatan ini bertujuan utama untuk mengurangi angka buta huruf yang masih menjadi tantangan bagi jutaan orang di berbagai belahan dunia. Selain itu, hari ini juga berfungsi sebagai pengingat bahwa literasi merupakan kunci penting bagi tercapainya pembangunan berkelanjutan.

UNESCO setiap tahunnya menetapkan tema yang relevan dengan isu literasi dunia. Pada tahun 2024, tema yang diangkat adalah "Promoting multilingual education: Literacy for mutual understanding and peace," yang dalam Bahasa Indonesia berarti "Mempromosikan pendidikan multibahasa: Literasi untuk saling pengertian dan perdamaian." Tema ini diharapkan dapat memperkuat rasa saling pengertian, penghormatan, serta identitas kolektif dan sejarah komunitas.

Baca Juga: 7 Tips Merancang Liburan Hemat untuk Keluarga

Beragam kegiatan seperti seminar, lokakarya, serta kampanye literasi diselenggarakan untuk memperingati Hari Aksara Internasional. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global serta memajukan kerja sama dalam mengatasi masalah buta huruf.

Sejarah Hari Aksara Internasional mencerminkan upaya global untuk memajukan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Dengan memperingati hari ini, kita didorong untuk terus mendukung inisiatif literasi di seluruh dunia. Literasi dan akses pendidikan yang merata adalah fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi.***

Tags

Terkini