anak

Mengenal Perkembangan Fisik Anak Usia 4-5 Tahun

Rabu, 3 Juli 2024 | 09:00 WIB
Ketahui perkembangan fisik anak usia 4-5 tahun (Chris G/Pexels)

 

SMARTPARENT.ID – Orangtua harus memantau tumbuh kembang anak. Bagaimana perkembangan fisik anak usia 4-5 tahun, yuk simak uraiannya.

Anak-anak pada usia ini sedang belajar melompat, melompat, dan melompat ke depan. Mereka sangat ingin menunjukkan bagaimana mereka bisa menyeimbangkan diri dengan satu kaki, menangkap bola, atau melakukan jungkir balik. Anak-anak prasekolah dan taman kanak-kanak juga mungkin menikmati berenang, bermain di taman bermain, menari, dan mengendarai sepeda roda tiga atau sepeda dengan roda latihan.

Pedoman aktivitas fisik merekomendasikan bahwa anak-anak prasekolah dan taman kanak-kanak harus:

Aktif secara fisik sepanjang hari

Bergerak dan terlibat dalam permainan aktif dan aktivitas fisik terstruktur (dipimpin oleh orang dewasa).

Lakukan aktivitas seperti melompat, melompat, dan berguling untuk memperkuat tulang dan otot

Haruskah anak saya yang berusia 4 hingga 5 tahun ikut serta dalam olahraga?

Banyak orang tua yang mempertimbangkan olahraga terorganisir untuk membuat anak usia 4 dan 5 tahun aktif. Rata-rata anak prasekolah belum menguasai dasar-dasarnya, seperti melempar, menangkap, dan bergantian. Bahkan aturan sederhana pun mungkin sulit untuk mereka pahami, seperti yang diketahui oleh setiap orang tua yang pernah melihat anak mereka berlari dengan cara yang salah selama pertandingan.

Baca Juga: Mengenal Pubertas pada Anak Perempuan, Begini Tandanya  

Memulai olahraga yang terlalu muda juga dapat membuat anak-anak frustasi dan mungkin menghambat partisipasi mereka dalam olahraga di masa depan. Jika Anda memutuskan untuk mendaftarkan anak Anda ke sepak bola atau olahraga tim lainnya, pastikan memilih liga yang tepat untuk usia dan tahap perkembangannya. Liga peewee yang berfokus pada kesenangan dan mempelajari dasar-dasarnya mungkin cocok untuk anak yang masih berada di usia prasekolah.

Tips Kebugaran Keluarga

Bermain bersama, berlari di halaman belakang, atau menggunakan peralatan bermain di taman setempat bisa menjadi hal yang menyenangkan bagi seluruh keluarga. Kegiatan lain yang dapat dicoba bersama, atau dinikmati oleh sekelompok anak prasekolah, meliputi:

Memainkan permainan seperti “Bebek, Bebek, Angsa” atau “Ikuti Pemimpin”, kemudian digabung dengan melompat, melompat, dan berjalan mundur

Halaman:

Tags

Terkini