anak

Jangan Sepelekan Manfaat Olahraga untuk Anak Perempuan, Ini Faktanya

Minggu, 30 Juni 2024 | 07:21 WIB
Olahraga memberikan banyak manfaat untuk anak perempuan. ( RDNE Stock/Pexels)

 

 

SMARTPARENT.ID - Bermain olahraga membantu anak perempuan berprestasi lebih baik di sekolah. Gadis yang berolahraga:

  • Lebih baik dalam mengatur, menetapkan prioritas, dan menganggarkan waktu. Berolahraga menambah – bukan mengurangi – waktu, energi, dan komitmen anak perempuan terhadap tugas sekolah dan meningkatkan keinginan untuk masuk perguruan tinggi.
  • Berkinerja lebih baik dalam matematika dan sains. Sebuah studi tahun 1998 menemukan korelasi yang kuat dan positif antara partisipasi anak perempuan dalam olahraga di sekolah menengah dan nilai yang lebih tinggi di bidang sains.
  • Memiliki angka putus sekolah yang lebih rendah. Sebuah penelitian pada tahun 2004 menemukan bahwa partisipasi olahraga mengurangi angka putus sekolah bagi siswa perempuan di kelas delapan hingga dua belas. Partisipasi atletik di sekolah menengah secara signifikan menurunkan angka putus sekolah bagi perempuan kulit putih di sekolah pinggiran kota dan pedesaan serta atlet Latina di sekolah pedesaan.

KEHIDUPAN SOSIAL YANG LEBIH BAIK/TERLIBAT DENGAN MASYARAKAT

Anak perempuan yang berolahraga lebih mampu menyesuaikan diri secara sosial dibandingkan anak perempuan yang tidak:

  • Masuk ke dalam jaringan sosial berbasis prestasi: Olahraga memberi anak perempuan teman inti, mengintegrasikan mereka, seperti pendapat Sandra Hanson dan Rebecca Kraus, peneliti di Universitas Katolik, ke dalam “jaringan yang lebih besar, kurang intim, dan lebih berbasis pada laki-laki.” prestasi” yang berbeda dari kelompok persahabatan kecil dan intens yang didasarkan pada membangun dan memelihara hubungan yang secara alami membuat gadis-gadis muda tertarik. Hanson dan Kraus berpendapat, jaringan seperti ini dapat memberikan atlet perempuan keunggulan dalam bidang prestasi lainnya.

Baca Juga: Manfaat Olahraga untuk Anak Perempuan, Begini Ternyata

  • Popularitas yang lebih besar di kalangan rekan-rekan. Seperti halnya atlet pria, atlet wanita saat ini juga lebih digemari. Olahraga dapat membuat anak perempuan masuk ke dalam hierarki sosial sekolah menengah yang seringkali rumit. Studi Go Out and Play menemukan peningkatan popularitas yang terkait dengan keterlibatan dalam olahraga terutama terlihat di kalangan anak-anak sekolah dasar dan menengah.
  • Lebih banyak keterlibatan masyarakat saat dewasa. Sebuah penelitian baru-baru ini terhadap warga Kanada menemukan bahwa anak muda yang melakukan olahraga terorganisir lebih cenderung terlibat dalam kegiatan komunitas saat dewasa.

KESEHATAN EMOSIONAL/PSIKOLOGI YANG LEBIH BAIK

Berolahraga membantu anak perempuan secara emosional dan psikologis:

  • Harga diri yang lebih tinggi. Remaja perempuan umumnya mengalami krisis harga diri yang jauh lebih serius dibandingkan remaja laki-laki. Anak perempuan yang berolahraga memiliki harga diri yang lebih tinggi dan kurang memperhatikan hubungan dengan anak laki-laki untuk membangun harga diri. Mereka mengatakan bahwa olahraga membuat mereka lebih percaya diri.
  • Citra diri yang lebih baik. Atlet wanita kurang terobsesi dengan penampilan mereka dan apakah mereka menarik, meskipun hal ini tidak selalu terjadi. Anak perempuan sekolah menengah menganggap partisipasi dalam olahraga sebagai cara untuk mematahkan stereotip gender.

Baca Juga: Menguji Ketahanan OPPO A3 Pro 5G , HP dengan Spek Militer

  • Lebih percaya diri. Remaja perempuan jauh lebih menderita karena kurangnya rasa percaya diri dibandingkan remaja laki-laki. Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa anak perempuan yang aktif secara fisik merasakan kemampuan akademis dan atletik mereka dengan lebih baik.
  • Menurunkan tingkat depresi dan risiko bunuh diri. Olahraga dan aktivitas fisik dikaitkan dengan penurunan kemungkinan gejala yang berhubungan dengan stres dan depresi. Remaja perempuan yang berpartisipasi dalam olahraga memiliki kemungkinan lebih kecil untuk melakukan bunuh diri dibandingkan remaja perempuan yang tidak berpartisipasi dalam olahraga.***

 

Tags

Terkini