anak

Kenali Batuk pada Anak, Begini Pengobatan yang Tepat

Kamis, 13 Juni 2024 | 10:00 WIB
Kenali batuk pada anak, begini cara pengobatan batuk pada anak yang tepat. ( Pixabay/Pexels)
  • Untuk batuk "barky" atau "croupy", nyalakan air panas pada pancuran di kamar mandi Anda dan tutup pintunya agar ruangan mengeluarkan uap. Kemudian, duduklah di kamar mandi bersama anak Anda selama kurang lebih 20 menit. Uapnya akan membantu anak Anda bernapas lebih mudah. Cobalah membaca buku bersama untuk menghabiskan waktu.
  • Pelembab kabut dingin di kamar tidur anak Anda mungkin dapat membantu tidurnya.
  • Terkadang, paparan singkat terhadap udara sejuk di luar ruangan dapat meredakan batuk. Pastikan untuk mendandani anak Anda dengan pantas untuk cuaca luar ruangan dan cobalah ini selama 10–15 menit.
  • Minuman dingin seperti jus dapat menenangkan dan penting untuk menjaga anak Anda tetap terhidrasi. Namun jangan memberikan soda atau jus jeruk, karena dapat melukai tenggorokan yang sakit karena batuk.

Baca Juga: Mengajarkan Anak Belajar Menabung, Begini Caranya

  • Anda tidak boleh memberikan obat batuk yang dijual bebas kepada anak Anda (terutama bayi atau balita) tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
  • Jika anak Anda menderita asma, pastikan Anda sudah mempunyai rencana tindakan asma dari dokter. Rencana tersebut akan membantu Anda memilih obat asma yang tepat untuk diberikan.
  • Obat batuk diperbolehkan untuk anak yang lebih besar, tapi anak di bawah 3 tahun bisa tersedak. Lebih baik hindari obat batuk kecuali dokter Anda mengatakan obat tersebut aman untuk anak Anda.

Kapan Saya Harus Menghubungi Dokter?

Selalu hubungi dokter Anda jika anak Anda batuk dan:

  • mengalami kesulitan bernapas atau berusaha keras bernapas
  • bernapas lebih cepat dari biasanya
  • Memiliki warna biru atau kehitaman pada bibir, wajah, atau lidah
  • mengalami demam tinggi (apalagi bila anak Anda batuk namun TIDAK pilek atau hidung tersumbat)
  • mengalami demam dan berusia kurang dari 3 bulan
  • berusia kurang dari 3 bulan dan sudah batuk lebih dari beberapa jam
  • mengeluarkan bunyi "rejan" saat menarik napas setelah batuk
  • sedang batuk darah
  • mengalami stridor (suara bising atau musikal) saat menarik napas
  • mengi saat mengeluarkan napas (kecuali dokter sudah memberikan rencana tindakan asma)
  • lemah, rewel, atau mudah tersinggung
  • mengalami dehidrasi; tanda-tandanya meliputi pusing, mengantuk, mulut kering atau lengket, mata cekung, menangis dengan sedikit atau tanpa air mata, atau lebih jarang buang air kecil (atau popok basah lebih sedikit).***

 

Halaman:

Tags

Terkini