SMARTPARENT.ID – Bermain aktif bagi anak dapat memberi berbagai manfaat positif. Apa saja manfaat bermain aktif pada anak tersebut, yuk simak uraiannya.
Kita sering mendengar seruan agar anak-anak lebih aktif, namun apa dampaknya bagi bayi, balita, dan anak prasekolah?
Sebagai orang dewasa, kita melakukan olah raga terorganisir, berlari atau pergi ke gym, namun aktivitas fisik bagi anak kecil kita berarti fokus pada gerakan dan bermain aktif. Tapi mengapa ini penting?
Aktivitas fisik membantu meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri serta mengembangkan keterampilan sosial, kognitif, dan emosional yang lebih sehat. Itu juga membangun kekuatan, konsentrasi, dan koordinasi.
Buktinya jelas, jika kita tidak memikirkan aktivitas fisik di tahun-tahun awal, anak bisa menjadi tidak aktif. Anak-anak yang tidak aktif cenderung mengalami kelebihan berat badan dan atau obesitas pada usia muda.
Baca Juga: Waspadai Bahaya Rokok, Ini Daftar Zat Kimia dari Asap Tembakau
Diketahui juga bahwa tingkat kebugaran yang lebih rendah pada anak-anak dikaitkan dengan hasil akademik yang lebih rendah. Kita juga tahu bahwa ketika anak-anak ini beranjak dewasa, mereka cenderung mempunyai pendapatan yang lebih rendah, mempunyai biaya kesehatan yang tinggi, lebih sering sakit, cenderung mengalami obesitas saat dewasa dan memiliki harapan hidup yang lebih rendah.
Hal ini menjadi alasan yang sangat menarik bagi anak kecil untuk aktif secara fisik.
Studi mengenai Aktivitas Fisik dan Perilaku Sedentary di Masa Kecil – Tinjauan Sistematis oleh Dr Rachel A. Jones dan rekannya semakin mendukung pentingnya aktivitas fisik dan permainan gerak sejak usia muda.
Tim melakukan tinjauan sistematis terhadap 11 makalah yang mengamati pelacakan aktivitas fisik dan perilaku menetap dari waktu ke waktu.
Hasil tinjauan ini menunjukkan dengan cukup jelas bahwa anak-anak yang lebih aktif pada masa prasekolah akan tetap lebih aktif di sekolah dasar dan anak-anak yang kurang aktif pada masa prasekolah akan tetap kurang aktif di sekolah dasar.