SmartParent.id - Selama ini orangtua hanya mengukur berat badan dan tinggi badan anak untuk mengetahui tumbuh kembangnya sehat atau tidak.
Padahal, ada pengukuran yang tidak boleh diabaikan sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembangnya, yaitu mengukur lingkar kepala.
Untuk itu, orangtua perlu mengukur lingkar kepala anak secara rutin, yaitu setiap tahun untuk anak usia 2-5 tahun.
Ukuran lingkar kepala sangat penting untuk menunjukkan tumbuh kembang anak karena beberapa alasan berikut:
1. Pertumbuhan Otak
Otak bayi dan anak berkembang pesat dalam beberapa tahun pertama kehidupan.
Ukuran lingkar kepala yang normal menunjukkan bahwa otak anak tumbuh dan berkembang dengan baik.
2. Gangguan Neurologis
Beberapa gangguan neurologis, seperti mikrosefali (kepala kecil) dan hidrosefalus (kepala besar), dapat memengaruhi ukuran lingkar kepala.
Pengukuran lingkar kepala dapat membantu dokter anak mendeteksi dan mendiagnosis gangguan ini sedini mungkin.
3. Kelainan Genetik
Beberapa kelainan genetik, seperti sindrom Down, dapat memengaruhi bentuk dan ukuran kepala.
Pengukuran lingkar kepala dapat membantu dokter anak mendiagnosis kelainan ini.
4. Nutrisi
Kekurangan nutrisi, seperti kekurangan vitamin D dan zat besi, dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak, dan dapat menyebabkan lingkar kepala yang kecil.
5. Faktor Lain
Beberapa faktor lain, seperti prematuritas, infeksi, dan trauma, juga dapat memengaruhi ukuran lingkar kepala.
Pengukuran lingkar kepala adalah salah satu cara sederhana dan efektif untuk memantau tumbuh kembang anak.