anak

SUN Lanjutkan Gerakan Lahap Makan 2026, Dampingi Ibu Hadapi GTM Anak

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12 WIB
Memasuki 2026, SUN kembali mengedukasi ibu Indonesia lewat Gerakan Lahap Makan untuk bantu atasi GTM dan dukung gizi optimal anak (SUN)

SMARTPARENT.ID - Memasuki tahun 2026, SUN, brand makanan pendamping ASI (MPASI) dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), kembali melanjutkan komitmennya dalam mendukung pemenuhan gizi anak Indonesia melalui Gerakan Lahap Makan SUN yang telah terlaksana sejak tahun 2025.

Program edukasi ini diawali di Kota Malang dan Bogor sebagai pembuka rangkaian kegiatan tahun 2026, sebelum dilanjutkan ke sekitar seratus kota/kabupaten lainnya di seluruh Indonesia.

Melalui Gerakan Lahap Makan SUN, para ibu akan mendapatkan edukasi langsung dari dokter anak serta dukungan dari ibu kader PKK sebagai Duta Lahap Makan SUN.

Baca Juga: Dukung Ibu Bekerja, MainStory Perluas Akses Pengasuhan Anak Berkualitas di Indonesia

Gerakan Lahap Makan SUN hadir sebagai gerakan yang mengedukasi sekaligus telah menginspirasi lebih dari 90 ribu ibu dan kader Posyandu mengenai langkah-langkah praktis pemberian makan anak yang tepat, termasuk pentingnya menghadirkan variasi menu MPASI yang beragam dan bergizi, guna membantu mengurangi risiko Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada anak.

Etyk Hartuti, Manager Indofood Nutrition and Special Foods Division PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk mengatakan, “Gerakan Tutup Mulut pada anak atau yang sering dikenal dengan GTM merupakan kondisi yang sering terjadi dan bisa muncul berulang pada fase tumbuh kembang yang berbeda. Melalui Gerakan Lahap Makan SUN, kami ingin hadir sebagai sahabat bagi para ibu untuk belajar bersama, saling berbagi, dan menemukan solusi yang bisa diterapkan untuk mendukung upaya pemenuhan gizi anak.”

Hal yang sama ditegaskan pula oleh dr. Centaura Naila Alfin Camielle, Sp.A, M.Biomed dalam kegiatan Gerakan Lahap Makan SUN di Malang (14/01), bahwa GTM tidak boleh dianggap sepele karena dapat berdampak langsung pada pemenuhan gizi anak, terutama di masa awal pertumbuhan yang krusial.

Baca Juga: OH!SOME Hadirkan Kartu Koleksi Pixar & MLBB M7, Sambut Awal 2026 Lebih Seru

“Kebutuhan gizi anak sangat tinggi, sementara kapasitas lambung bayi masih terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian saja, bayi membutuhkan asupan yang cukup besar setara dengan 11 potong daging ayam. Di sinilah peran orang tua sangat penting untuk menyiapkan makanan padat gizi sekaligus membuat anak mau makan sehingga gizi bisa masuk ke dalam tubuhnya,” jelas dr. Centa.

SUN memperkenalkan 3 Metode Lahap Makan ala SUN, yang mencakup (1) Pemberian makan saat lapar dan tidak mengantuk, (2) Variasi rasa dan tekstur sesuai usia, dan (3) Cara pemberian makan yang tepat.

Salah satu bentuk nyatanya adalah dengan mengajak para ibu untuk terus mengembangkan kreativitas dalam mengkreasikan variasi menu MPASI yang lebih beragam, agar pengalaman makan jadi menyenangkan.

Pentingnya Kreativitas Ibu Siapkan MPASI dengan Bumbu dan Rempah yang Aman

Sebagai bagian dari edukasi Gerakan Lahap Makan SUN, SUN mendorong para ibu untuk berkreasi menghadirkan cita rasa masakan Indonesia melalui penggunaan bumbu dan rempah yang aman sejak bayi.

Baca Juga: SharpSpearmint dengan Neumentix™ Resmi Hadir, Solusi Herbalife untuk Gaya Hidup Aktif

Halaman:

Terkini