SMARTPARENT.ID - Setiap orangtua pasti menantikan momen pertama kali anaknya bisa bicara. Dari sekadar gumaman lucu, “mama” atau “papa”, hingga akhirnya bisa ngobrol dan mengungkapkan isi hatinya. Tapi, sering kali muncul pertanyaan: kapan anak mulai bisa berbicara dengan lancar? Apakah kalau anak belum bisa bicara di usia tertentu berarti ada yang salah?
Nah, daripada cemas berlebihan atau malah membandingkan anak sendiri dengan anak orang lain, yuk kita bahas tuntas tahap perkembangan bicara anak, faktor yang memengaruhinya, serta tips supaya si kecil makin jago ngomong!
Tahapan Perkembangan Bicara Anak (Usia demi Usia)
Setiap anak berkembang dalam kecepatannya masing-masing. Tapi secara umum, berikut ini adalah tahapan perkembangan kemampuan bicara yang sering dijadikan patokan:
Usia 0–6 bulan:
- Mulai bereksperimen dengan suara (cooing dan babbling)
- Respon terhadap suara orang tua
- Tersenyum saat diajak bicara
Usia 6–12 bulan:
- Mulai mengucapkan suku kata sederhana seperti “ba-ba” atau “da-da”
- Bisa mengenali namanya saat dipanggil
- Merespon dengan ekspresi atau suara saat diajak ngobrol
Usia 12–18 bulan:
- Mengucapkan beberapa kata bermakna, seperti “mama”, “papa”, atau “mau”
- Mengerti perintah sederhana seperti “ayo sini”
- Menunjuk benda yang diinginkan sambil menyebut namanya (meski belum jelas)
Usia 18–24 bulan:
- Memiliki perbendaharaan 20–50 kata
- Mulai menyusun dua kata jadi kalimat pendek, seperti “mau susu”
- Lebih aktif berbicara untuk menyampaikan keinginannya
Baca Juga: Nutrisi Seimbang untuk Balita Aktif: Kunci Tumbuh Kembang Optimal
Usia 2–3 tahun:
- Bisa membuat kalimat 2–4 kata
- Mampu mengikuti instruksi dua langkah
- Mulai bisa dikenali ucapannya oleh orang lain (meski belum 100% jelas)
Usia 3–4 tahun:
- Bisa berbicara dalam kalimat lengkap
- Menceritakan hal sederhana, seperti apa yang dilakukan hari ini
- Menggunakan kata tanya seperti “apa”, “kenapa”, atau “siapa”
Usia 4–5 tahun:
- Berbicara dengan kalimat kompleks
- Bicara makin jelas dan mudah dipahami orang lain, bahkan oleh orang asing
- Mulai menggunakan tata bahasa yang lebih baik (seperti kata depan dan kata sambung)
Kapan Anak Bisa Dikatakan “Lancar Bicara”?