SMARTPARENT.ID - Sebuah insiden serangan anjing jenis pitbull terhadap seorang anak perempuan berinisial B (9) tengah viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, anjing pitbull tersebut menyerang B di depan sebuah rumah di Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung pada Minggu, 23 Agustus 2026 sore sekitar pukul 17.08 WIB.
Korban diketahui mengalami luka gigit di bagian kepala dan mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Welas Asih.
Anjing Lepas saat Dijemur Pemilik
Anjing pitbull tersebut diketahui milik salah satu warga yang tinggal di luar komplek perumahan, berinisial F (40).
Polisi mengungkapkan bahwa tali pengikat pada anjing terlepas saat sedang dijemur dan langsung lari ke luar area rumah sampai ke komplek perumahan korban.
“Kejadiannya kemarin, anjing pitbull peliharaan sedang dijemur, kemudian terlepas dari patok pengikat,” ujar Kapolsek Pameungpeuk Kompol Asep Dedi kepada awak media ada Senin, 24 Agustus 2026.
Baca Juga: ABC Cooking Studio Rayakan Delapan Tahun di Indonesia, Hadirkan Kelas Baru hingga Kompetisi Kuliner
Nahasnya, saat itu B sedang bermain di luar rumah dan tak bisa menyelamatkan diri.
Video Viral Warga yang Berusaha Menolong Korban
Sementara itu, dalam video yang banyak beredar di media sosial, sejumlah warga tampak berusaha membantu agar anjing pitbull tersebut menghentikan serangan kepada B.
Para warga kemudian melempari anjing tersebut dengan benda-benda yang ada di sekitar lokasi seperti papan kayu hingga drum tong sampah.
Artikel Terkait
Bermain untuk Kesehatan Mental Anak: Refleksi Kecil dari Seorang Ibu Pada Hari Anak Nasional
Dukung Pemenuhan Nutrisi Anak Menuju Generasi Emas 2045, Vidoran Hadirkan Program Dunia S.M.A.R.T vidoran STAR Moment Buy & Win
Liburan Bersama Anak Makin Seru, Chupa Chups Hadirkan Pengalaman Bermain Interaktif di Dufan
Plot Twist Kasus Kematian Anak Disabilitas di Merauke: sang Ayah Sempat Dipuji Tabah, Kini Terancam 15 Tahun Bui
Usai Peristiwa Gigit Anak di Bandung, Polisi Ungkap Anjing Pitbull Langsung Dikarantina: Pastikan Tidak di Permukiman Warga Lagi